INSIBERNEWS - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali mengungkapkan bagaimana pemerintah menggunakan pajak yang dikumpulkan dari masyarakat untuk memberi subsidi bagi berbagai kebutuhan pokok.
Dalam keterangannya, Sri Mulyani menjelaskan bahwa harga-harga sejumlah komoditas yang saat ini terlihat lebih terjangkau bagi masyarakat, seperti LPG 3 kg, solar, dan listrik rumah tangga, sebenarnya sudah melalui subsidi dari pemerintah.
Baca Juga: Polisi Amankan Pelaku Penculikan dan Perampokan WNA Ukraina di Bali
Sri Mulyani menyatakan bahwa harga yang dibayar oleh masyarakat untuk beberapa barang kebutuhan pokok tersebut sebenarnya lebih rendah dibandingkan harga seharusnya.
Sebagai contoh, harga LPG 3 kg di pasaran saat ini dijual seharga Rp 12.750 per tabung, padahal harga yang seharusnya adalah Rp 42.750. Begitu pula dengan solar, yang seharusnya dihargai Rp 11.950 per liter, namun masyarakat hanya membayar Rp 6.800.
Hal ini terjadi berkat adanya subsidi dari pemerintah yang menggunakan dana APBN yang berasal dari pajak masyarakat.
Menteri Keuangan tersebut mengungkapkan bahwa total subsidi yang diberikan pemerintah pada tahun 2024 untuk komoditas-komoditas tersebut cukup besar. Untuk LPG 3 kg, subsidi yang diberikan mencapai Rp 80,2 triliun untuk 40,3 juta pelanggan.
Baca Juga: Buntut Gencatan Senjata: Hamas Lepaskan 8 Sandera, Israel Bebaskan 110 Tahanan Palestina
Begitu pula dengan subsidi solar yang mencapai Rp 89,7 triliun untuk lebih dari 4 juta kendaraan. Pemerintah juga memberikan subsidi bagi Pertalite sebesar Rp 56,1 triliun yang dimanfaatkan oleh lebih dari 157,4 juta kendaraan di Indonesia.
Baca Juga: Waspada! Minuman Ini Berpotensi Meningkatkan Risiko Demensia
Selain itu, Sri Mulyani juga merinci subsidi yang diberikan untuk kebutuhan lainnya. Misalnya, subsidi untuk minyak tanah sebesar Rp 4,5 triliun untuk 1,8 juta rumah tangga.
Subsidi listrik untuk pelanggan dengan daya 900 VA tercatat sebesar Rp 156,4 triliun yang dapat dinikmati oleh 40,3 juta pelanggan.
Tidak ketinggalan, subsidi untuk pupuk urea dan NPK juga diberikan sebesar Rp 47,4 triliun yang terbagi untuk 7,3 juta ton pupuk yang digunakan oleh para petani.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia U-20 Hanya Menang Sekali, Begini Respon Jens Raven
Tragedi Kecelakaan Mobil Dinas Sosial di Tol Jombang, Dua Korban Tewas
Raffi Ahmad Lapor Kekayaannya ke LHKPN, Totalnya Capai RP1 Triliun
Menyambut Februari 2025, Apa Saja Libur yang Menanti?
Penasaran! Mengapa Bulan Februari Hanya Sampai Tanggal 28? Begini Sejarah Awalnya
Asal-Usul Hari Valentine: Dari Kisah Cinta Legendaris hingga Tradisi Modern
Waspada! Minuman Ini Berpotensi Meningkatkan Risiko Demensia
Buntut Gencatan Senjata: Hamas Lepaskan 8 Sandera, Israel Bebaskan 110 Tahanan Palestina
Polisi Amankan Pelaku Penculikan dan Perampokan WNA Ukraina di Bali
Squid Game Musim Ketiga Jadi Seri Terakhir, Netflix Ungkap Tanggal Rilis dan Ketegangan Baru yang Menanti! Apa yang Akan Terjadi Pada Seong Gi-hun?