INSIBERNEWS - Pemerintah Jepang mencatat utang yang melampaui aset sebesar 700 triliun yen (4,5 triliun dolar) pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2024.
Meski angka ini masih sangat besar, ada sedikit kabar baik: untuk pertama kalinya dalam 17 tahun, defisit mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
Aset vs. Liabilitas: Masih Jauh dari Seimbang
Kementerian Keuangan Jepang mengungkapkan bahwa total aset negara mencapai 5 triliun dolar, mencakup infrastruktur dan kepemilikan sekuritas. Salah satu faktor yang sedikit memperbaiki neraca adalah melemahnya nilai yen, yang meningkatkan nilai sekuritas berdenominasi dolar.
Namun, di sisi lain, liabilitas Jepang terus membengkak dan mencapai hampir 9,5 triliun dolar. Pemerintah terus menerbitkan obligasi untuk menutupi anggaran tahunan, baik untuk kebutuhan awal maupun tambahan.
Defisit Menurun, tapi Masih Jauh dari Sehat
Meskipun defisit turun sekitar 40 miliar dolar dibanding tahun sebelumnya, angka tersebut masih menunjukkan bahwa Jepang bergantung pada utang dalam jumlah besar.
Dengan situasi ekonomi global yang tidak menentu dan fluktuasi mata uang yen, Jepang masih harus berjuang keras untuk mengurangi beban utangnya dan mencari keseimbangan fiskal yang lebih stabil di tahun-tahun mendatang.
Artikel Terkait
Senat AS Tolak Sanksi untuk ICC! Upaya Lindungi Netanyahu Gagal, Trump Siap Ambil Langkah Selanjutnya?
Donald Trump Klaim Militer AS Masuk ke California dan Hidupkan Air, Pejabat Pemerintah Negara Bagian Langsung Bantah!
Inspektur Jenderal USDA Ditendang Donald Trump, Tapi Menolak Pergi dan Bertahan di Kantor! Petugas Keamanan Turun Tangan!
Senator Hadapi Robert F. Kennedy Jr. dalam Sidang Konfirmasi Menteri Kesehatan Donald Trump: Vaksin, Aborsi, dan Kontroversi di Balik Pilihan Presiden
Trump Perintahkan Penahanan Imigran di Guantanamo: Kontroversi dan Reaksi Dunia Terhadap Langkah Berisiko ini
Donald Trump Ingin Membeli Greenland Lagi, Klaim 57.000 Warga Greenland Mau Bergabung dengan AS? Ditolak Mentah oleh Denmark dan Greenland
The Fed Pertahankan Suku Bunga, Menilai Ekonomi AS Masih Solid, Tetapi Donald Trump Desak Pemangkasan Jika Harga Minyak Turun!
AS Dukung Israel Tutup UNRWA! Keputusan Donald Trump Picu Kontroversi di PBB, Nasib Pengungsi Palestina Terancam?
Donald Trump Kritik The Fed! Kritik Kebijakan Suku Bunga dan Janji Kendalikan Inflasi dengan Strategi Baru
Donald Trump Tanda Tangani Perintah Eksekutif! Pelajar Internasional Bisa Dideportasi Jika Terlibat Aksi Antisemitisme, Picu Kontroversi di Dunia