Pemprov DKI Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Cegah Banjir, Ribuan Warga Sudah Mengungsi

Photo Author
- Kamis, 30 Januari 2025 | 12:49 WIB
Ilustrasi Cuaca Mendung (Foto : VIVA)
Ilustrasi Cuaca Mendung (Foto : VIVA)

INSIBERNEWS - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mempertimbangkan kembali penerapan operasi modifikasi cuaca (OMC) guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang berisiko memicu banjir di ibu kota.

Rencana ini akan segera direalisasikan apabila Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan yang sangat tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Baca Juga: Tragis! 30 Orang Tewas Akibat Desak-Desakan Ritual Mandi Suci di India

"Kami merencanakan modifikasi cuaca dalam dua sampai tiga hari ini, tentunya dengan melihat perkembangan cuaca. Jika hujan deras mengarah ke ekstrem, maka OMC akan kami lakukan," ujar Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi di Balai Kota, Rabu (29/1/2025).

Menurutnya, Pemprov DKI tidak bisa sembarangan menjalankan OMC karena perlu mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kesiapan infrastruktur dan koordinasi dengan pihak terkait.

Baca Juga: Kecelakaan Mengerikan! Pesawat Penumpang Tabrak Helikopter Militer di Dekat Bandara Reagan, Washington D.C. Operasi Penyelamatan Intensif!

Sebelumnya, Jakarta telah menggelar tiga tahap OMC pada akhir 2024. Tahap pertama dilakukan pada 7-9 Desember, disusul tahap kedua pada 13-16 Desember, dan tahap ketiga pada 25-31 Desember.

Meski begitu, hujan lebat yang terus mengguyur kota ini dalam beberapa pekan terakhir tetap menyebabkan genangan di sejumlah titik hingga berujung pada banjir di beberapa kawasan.

Baca Juga: Ekonomi Filipina Gagal Capai Target Pertumbuhan 2024, PDB Hanya Tumbuh 5,6 Persen, Begini Dampaknya Pada Perekonomian!

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa lebih dari 2.000 warga kini mengungsi akibat banjir yang melanda beberapa wilayah, terutama di Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

"Para pengungsi tersebar di beberapa titik penampungan sementara karena rumah mereka tergenang banjir," ungkap Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan.

Baca Juga: Kecelakaan Tragis di Langit Amerika: Tabrakan Antara Pesawat Jet American Airlines dan Helikopter Black Hawk di Udara Washington

BPBD DKI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan, mengingat curah hujan masih cukup tinggi.

"Kami mengingatkan warga agar berhati-hati dan segera menghubungi layanan darurat di nomor 112 jika membutuhkan bantuan. Layanan ini gratis dan tersedia 24 jam," tambah Yohan.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X