INSIBERNEWS - Perekonomian Filipina tidak mampu mencapai target pertumbuhan yang ditetapkan pemerintah untuk tahun 2024. Otoritas Statistik Filipina melaporkan pada Kamis (30/1) bahwa produk domestik bruto (PDB) negara itu hanya tumbuh 5,2% pada kuartal keempat, sehingga total pertumbuhan tahunan tercatat 5,6%—lebih rendah dari target 6% hingga 6,5% yang sebelumnya ditetapkan pemerintah.
Menteri Keuangan Ralph Recto mengungkapkan bahwa serangkaian bencana alam menjadi salah satu penyebab utama perlambatan ekonomi. Enam siklon tropis yang melanda Filipina antara Oktober dan November 2023 menghambat pemulihan ekonomi yang sebelumnya diproyeksikan lebih tinggi.
Revisi Target Pertumbuhan
Pada Desember 2023, Komite Koordinasi Anggaran Pembangunan (DBCC) telah menurunkan target pertumbuhan PDB Filipina untuk mencerminkan tantangan ekonomi yang ada. Target yang awalnya dipatok pada kisaran 6%-7% direvisi menjadi 6%-6,5%, mempertimbangkan kondisi domestik dan global yang kurang menguntungkan.
Meski begitu, DBCC tetap optimis bahwa inflasi yang lebih rendah, pelonggaran suku bunga oleh Bangko Sentral ng Pilipinas, serta perbaikan kondisi pasar tenaga kerja akan mendorong pemulihan ekonomi dalam jangka menengah.
Proyeksi Ekonomi 2025-2028
Untuk jangka panjang, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6%-8% pada periode 2025-2028. Fokus utama akan diberikan pada upaya mempercepat investasi, meningkatkan daya beli masyarakat, serta menstabilkan kondisi makroekonomi guna menghadapi tantangan eksternal dan domestik.
Meskipun Filipina menghadapi tantangan berat pada 2024, optimisme terhadap pemulihan ekonomi tetap tinggi, terutama dengan berbagai kebijakan yang diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan pada tahun-tahun mendatang.
Artikel Terkait
Ini Dia! Tips Hidupkan Motor Yang Mati Akibat Terendam Banjir
Jutaan Data Sensitif DeepSeek AI Asal Tiongkok Terekspos ke Internet! Perusahaan Keamanan Siber Temukan Kebocoran Data Besar-Besaran di Perusahaan AI
Volodin Sebut Ancaman Pembunuhan Putin Bisa Picu Perang Nuklir dengan AS
Kemendikdasmen Ganti Nama PPDB Menjadi SPMB, Ini Jalur Penerimaan Murid Baru yang Ditetapkan
OpenAI vs Media India: Penggunaan Konten Berhak Cipta Jadi Pertarungan Besar yang Bisa Ubah Masa Depan Teknologi di Negeri Bollywood
Vatikan Peringatkan Bahaya AI: 'Bayangan Kejahatan' di Balik Kemampuan Teknologi Menyebarkan Informasi Palsu dan Misinformasi
DeepSeek Salip ChatGPT di App Store: AI Cina Dengan Biaya Rendah Mengguncang Pasar AS dan Memicu Debat Besar tentang Masa Depan Teknologi
DeepSeek Gegerkan Dunia! Startup AI Murah dari China Diklaim Mengancam Hingga Kalahkan ChatGPT Sang Raksasa Teknologi, Saham Teknologi AS Turun Jauh!
Kecelakaan Tragis di Langit Amerika: Tabrakan Antara Pesawat Jet American Airlines dan Helikopter Black Hawk di Udara Washington
Inspektur Jenderal USDA Ditendang Donald Trump, Tapi Menolak Pergi dan Bertahan di Kantor! Petugas Keamanan Turun Tangan!