INSIBERNEWS - Meskipun telah terjadi gencatan senjata antara Palestina dan Israel, namun upaya untuk memindahkan warga dari Gaza.
Upaya memindahkan warga Gaza ini dilakukan oleh Pemerintah Donald Trump.
Hal ini dibuktikan dengan utusan Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff yang mengusulkan agar 2 juta warga Gaza dipindahkan ke Indonesia.
Baca Juga: Kepergian Artis Senior Emilia Contessa di Usia 67 Tahun Tinggalkan Duka Bagi Denada
Dilansir INsibernews dari laman Al Jazeera (28/1/2025), dengan tegas Kementian Luar Negeri (Kemenlu) Indonesia menolak usulan tersebut.
Menurut Kemenlu, Pemerintahan Donald Trump dinilai ingin mengurangi warga Gaza.
Serta hanya akan mempertahankan warga Israel di Gaza yang mana warga tersebut merupakan warga yang ilegal.
Baca Juga: Komdigi Segera Luncurkan Sistem Kepatuhan Moderasi Konten Demi Tindak Penyebaran Konten Ilegal
“Segala upaya untuk memindahkan warga Gaza tidak dapat diterima,” ungkap Kemenlu RI.
“Upaya untuk mengurangi penduduk Gaza hanya akan mempertahankan pendudukan ilegal Israel atas wilayah Palestina dan sejalan dengan strategi yang lebih besar yang bertujuan untuk mengusir orang Palestina dari Gaza,” lanjutnya.
Keterangan tersebut disampaikan oleh Kemenlu melalui pernyataan tertulis pada 21 Januari 2025.
Baca Juga: Mie Gacoan Candi Sidoarjo Kena Demo Masyarakat dan Karang Taruna, Gara-gara Parkir
Amerika Serikat telah menunjukkan perhatian besar terhadap situasi yang terjadi di Gaza.
Artikel Terkait
Brutal! Serangan Israel Berlanjut di Gaza, 113 Tewas Sebelum Gencatan Senjata Berlaku
Joe Biden Klaim Dirinya akan Dicatat Sejarah sebagai Orang yang Paling Berjasa atas Gencatan Senjata di Gaza
Bukan Joe Biden, Donald Trump Klaim Ia Merupakan Tokoh yang Paling Berpengaruh atas Gencatan Senjata di Gaza
Isu Relokasi Warga Gaza ke Indonesia Dibantah, Pemerintah Tegas Ambil Sikap!
Rencana Trump Pindahkan Warga Gaza ke Indonesia Disebut MUI Sebagai Upaya Pengusiran