INSIBERNEWS - Meskipun pengumuman gencatan senjata telah diumumkan pada Rabu (15/1/2025) malam waktu setempat, serangan udara Israel di Jalur Gaza tetap berlangsung hingga Jumat (17/1/2025) sore.
Akibatnya, sedikitnya 113 orang tewas, sementara lebih dari 260 lainnya mengalami luka-luka dalam serangan yang semakin brutal ini.
Baca Juga: Pergub DKI Jakarta Izinkan Poligami, Usman Hamid Sebut Itu Diskriminatif Terhadap Perempuan!
Pemerintah Qatar sebelumnya telah mengumumkan kesepakatan gencatan senjata tiga tahap, yang direncanakan akan mulai berlaku pada Minggu (19/1/2025).
Namun, meski kesepakatan ini sudah dicapai, militer Israel tampaknya memanfaatkan waktu yang tersisa untuk terus melancarkan serangan terhadap penduduk Gaza, termasuk warga sipil yang semakin terjebak dalam kekerasan ini.
Baca Juga: Pergub Poligami ASN di DKI Picu Kontroversi, Tito Karnavian Akan Minta Penjelasan Langsung
Menurut data dari Pertahanan Sipil Gaza, serangan udara Israel menyasar sejumlah wilayah, termasuk Kota Gaza, Khan Younis, Gaza Tengah, dan Rafah.
Di Kota Gaza bagian utara, sekitar 87 orang tewas, sementara di Khan Younis dan Gaza Tengah, masing-masing 14 dan 10 orang kehilangan nyawa mereka.
Baca Juga: Banjir Bandar Lampung Terjang Pemukiman dan Kendaraan, Warga Hilang Terseret Arus
Tragedi semakin memprihatinkan karena di antara korban tewas, tercatat ada 28 anak-anak dan 31 perempuan dewasa.
Al Jazeera melaporkan bahwa serangan pada Jumat pagi sangat memilukan, terutama di kawasan Kota Gaza bagian tengah yang padat penduduk. Pasukan Zionis dilaporkan menggempur kawasan pengungsi yang penuh sesak dengan bom dan granat.
Baca Juga: Apple Ragu Investasi di Indonesia: Kualitas SDM dan Regulasi Jadi Batu Sandungan
Sementara itu, serangan udara yang dilancarkan oleh drone dan jet tempur Israel terus berlanjut di seluruh wilayah Gaza, mengindikasikan bahwa serangan ini belum akan berhenti hingga gencatan senjata mulai diberlakukan.
Sementara gencatan senjata masih menunggu pelaksanaan, dampak tragis dari pertempuran yang sedang berlangsung terus dirasakan oleh warga sipil di Gaza.
Artikel Terkait
Dianggap Beri Kode Soal Perpisahan Sherina dan Baskara, Postingan Lawas Triawan Munaf Kembali Disorot
Tayang Bulan Ini! Jeon Yeo-been dan Song Hye-kyo Jadi Biarawati, yang Lakukan Pengusiran Roh Jahat di Film Dark Nuns
Ramalan Zodiak Hari Ini 18 Januari 2025: Libra Beruntung, Scorpio Harus Waspada, Sagittarius Perlu Menenangkan Diri
8 Inspirasi Ruang Tamu Minimalis Terbuka yang Cocok untuk Semua Gaya Rumah! Tampil Modern dan Elegan
Apple Ragu Investasi di Indonesia: Kualitas SDM dan Regulasi Jadi Batu Sandungan
Hilirisasi Energi Jadi Prioritas, Bank Diminta Ikut Danai Proyek Strategis
Banjir Bandar Lampung Terjang Pemukiman dan Kendaraan, Warga Hilang Terseret Arus
Pergub Poligami ASN di DKI Picu Kontroversi, Tito Karnavian Akan Minta Penjelasan Langsung
Pergub DKI Jakarta Izinkan Poligami, Usman Hamid Sebut Itu Diskriminatif Terhadap Perempuan!
Taylor Swift Tunjukkan Solidaritas, Sumbang Dana untuk Korban Kebakaran di Los Angeles