INSIBERNEWS - Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat terpilih menilai ia berpengaruh dalam gencatan senjata di Gaza.
Menurutnya, gencatan senjata di Gaza merupakan hasil dari kemenangan bersejarahnya pada November.
Tidak hanya Donald Trump saja yang mengklaim dirinya berpengaruh dalam gencatan senjata di Gaza.
Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat yang akan segera lengser pun mengklaim hal yang sama.
Penengah dari konflik Israel dan Palestina sendiri adalah Amerika Serikat dan Qatar.
Gencatan senjata yang dilakukan oleh Israel dan Palestina akan dilaksanakan selama 42 hari.
Israel dan Palestina tidak hanya melaksanakan gencatan senjata saja. Mereka juga akan melakukan penukaran sandera dan tahanan.
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (20/1/2025), Donald Trump membuat unggahan di sosial media pada Rabu (15/1/2025).
Dalam unggahannya tersebut, Donald Trump mengklaim dirinya merupakan tokoh yang berkontribusi dalam gencatan senjata Israel dan Palestina.
Selanjutnya Donald Trump menyampaikan bahwa utusannya di Timur Tengah, Steve Witkoff akan bekerja sama dengan Israel dan sekutu.
Artikel Terkait
Donald Trump Ingin Selamatkan TikTok di Hari Pertama Menjabat: Perintah Eksekutif Jadi Kunci Kembalinya Aplikasi Favorit! Begini Rencananya!
Donald Trump Janji Akan Akhiri Invasi dan Luncurkan Deportasi Terbesar dalam Sejarah di Hari Pertama Menjabat Presiden
Rencana Berani Donald Trump! Operasi Deportasi Besar-Besaran Dimulai di Chicago, 21 Januari: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Donald Trump Berjanji Bongkar Rahasia Besar, Kembalikan TikTok, dan Rebut Hati Anak Muda Amerika: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Joe Biden Tanda Tangani Perintah Eksekutif Terakhir: Landasan Ambisius bagi Donald Trump untuk Lanjutkan Inisiatif!