Perkuat Pembangunan Desa melalui Program Desa BRILiaN, BRI dapat Apresiasi dari Menko Pemberdayaan Masyarakat RI

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 18 Januari 2025 | 11:38 WIB
Direktur Utama BRI Sunarso bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar. (Dok. BRI )
Direktur Utama BRI Sunarso bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar. (Dok. BRI )

INSIBERNEWS, Mojokerto - Melalui program pemberdayaan Desa BRILiaN, BRI menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan economic dan social value kepada masyarakat.

Dimulai sejak tahun 2020, program ini tercatat telah memberdayakan 4.327 Desa yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkap hal tersebut saat mengunjungi langsung Desa BRILiaN Ketapanrame di Kec. Trawas, Kab. Mojokerto, Provinsi Jawa Timur pada Kamis (16/01).

Baca Juga: Dua Kecamatan Yang Terdampak Banjir Terparah Di Bandarlampung, Wali Kota Imbau Warga Waspada

Kegiatan itu dalam rangka kunjungan kerja bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar dan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo.

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam kunjungannya menyatakan, bahwa sinergi dan kolaborasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Lembaga BUMN dan swasta adalah kunci keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat untuk naik kelas dalam ekosistem yang saling mendukung dan berkelanjutan.

BRI dapat Apresiasi dari Menko Pemberdayaan Masyarakat RI, berkat Program Desa BRILiaN (Dok. BRI )

“Desa BRI Lian Ketapanrame yang dibina oleh BRI adalah salah satu contoh program bahwa inkubasi desa bisa direplikasi oleh desa dan kolaborator lain. Bukan hanya soal kolaborator, kunci pemberdayaan adalah keterlibatan aktif dari masyarakat berupa ketekunan mengikuti pelatihan dan pendampingan. Maka dari itu, saya amat mengapresiasi masyarakat yang semangat mengikuti setiap bentuk program,” kata Muhaimin.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan bahwa Desa BRILiaN merupakan wujud komitmen BRI sebagai agent of development yang terus mendukung upaya pemberdayaan desa di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Tayang Bulan Ini! Jeon Yeo-been dan Song Hye-kyo Jadi Biarawati, yang Lakukan Pengusiran Roh Jahat di Film Dark Nuns

Program menjadi salah satu bagian dari integrasi aktivitas pemberdayaan seperti hyperlocal ecosystem yang akan membentuk suatu ekosistem konsolidasi mikro.

“Desa BRILiaN mengembangkan 4 (empat) aspek yang terdapat dalam sebuah desa. Pertama, BUMDes sebagai motor ekonomi desa. Kedua, digitalisasi yang merupakan implementasi produk dan aktivitas digital di desa," ungkapnya.

"Ketiga, sustainability yang mencerminkan desa tangguh serta secara berkesinambungan melakukan pembangunan. Keempat, innovation yaitu kreatif dalam menciptakan inovasi”, tambahnya.

Baca Juga: Dianggap Beri Kode Soal Perpisahan Sherina dan Baskara, Postingan Lawas Triawan Munaf Kembali Disorot

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X