Terkuak! Pagar Laut Swadaya di Pantai Tangerang Ternyata Dibangun Oleh Warga

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 11 Januari 2025 | 12:42 WIB
Kemunculan pagar laut di Banten meresahkan nelayan sekitar (Instagram @naarsinewsroom)
Kemunculan pagar laut di Banten meresahkan nelayan sekitar (Instagram @naarsinewsroom)

INSIBERNEWSNelayan yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Pantura (JRP) berinisiatif membangun pagar laut di pesisir utara Tangerang secara mandiri.

Struktur ini dibuat sebagai solusi lokal untuk menghadapi ancaman abrasi, gelombang tinggi, hingga potensi bencana besar seperti tsunami akibat Megathrust.

Baca Juga: MK Tolak Gugatan WNI yang Ingin Kolom Agama di KTP Dihapus, Ini Alasannya!

Tarsin, perwakilan nelayan setempat, mengungkapkan bahwa pembangunan ini murni hasil gotong royong masyarakat.

“Pagar laut ini lahir dari usaha swadaya kami, bukan proyek besar atau intervensi pihak luar. Tujuannya jelas, melindungi pantai dari abrasi dan memecah ombak besar yang sering menerjang,” ujar Tarsin saat ditemui di Pantai Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Jumat (10/1/2025).

Baca Juga: Dua WNI Gugat MK untuk Hapus Kolom Agama di KTP, Ternyata Ini Alasannya

Ia juga menepis anggapan miring yang sempat beredar di masyarakat terkait keberadaan pagar laut ini. Menurutnya, struktur ini justru memberikan dampak positif bagi perlindungan lingkungan dan kehidupan masyarakat pesisir.

Pagar laut tersebut berfungsi menahan energi gelombang agar tidak sepenuhnya menghantam daratan, sehingga dampak kerusakan dapat diminimalkan.

Baca Juga: Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto akan Diperiksa Lagi oleh KPK, Begini responsnya!

Selain itu, Tarsin menjelaskan pentingnya pagar laut untuk menjaga ekosistem pantai. Tanpa perlindungan seperti ini, abrasi bisa terus menggerus daratan, merusak permukiman, dan mengancam keberlangsungan lingkungan.

“Memang tidak bisa sepenuhnya mencegah tsunami, tetapi pagar ini bisa mereduksi dampaknya. Gelombang yang sampai ke daratan akan jauh lebih lemah,” tambahnya.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Ternyata Sudah Pernah Dilakukan Anies Baswedan di Jakarta

Langkah para nelayan ini mendapat apresiasi dari banyak pihak, karena menunjukkan semangat kolaborasi masyarakat dalam menghadapi tantangan alam.

Keberadaan pagar laut tidak hanya menjadi simbol perlindungan, tetapi juga bukti nyata kekuatan gotong royong sebagai solusi atas permasalahan di pesisir.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X