INSIBERNEWS - Program makan bergizi gratis yang diusung oleh Prabowo-Gibran ternyata sudah pernah diterapkan oleh Anies Baswedan.
Hal tersebut dilakukan pada 2019 saat Anies Baswedan menjabat menjadi Gubernur Jakarta.
Bedanya, program makan bergizi gratis yang dilakukan Anies Baswedan bernama PMTAS, Penyediaan Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah.
Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Hasto Jadi Pengalihan Isu Penobatan Jokowi sebagai Tokoh Terkorup, Benarkah?
Dilansir INsibernews dari akun TikTok @sasyaindah0 (11/12025), Juru Bicara Tim Pemenangan Anies saat Pilpres, Indra Charismiadi menyampaikan sejumlah fakta menarik menegnai program makan bergizi gratis.
Ia menyampaikan bahwa program makan siang gratis yang saat ini dilaksanakan merupakan kelanjutan dari program PMTAS.
“Program makan bergizi gratis itu melanjutkan programnya Anies Baswedan di DKI Jakarta,” ungkap Indra Charismiadi.
Baca Juga: Los Angeles Dilahap Kebakaran Hebat hingga Buat 1.000 Bangunan Hangus, Apa Penyebabnya?
Indra Charismiadi juga menjelaskan bahwa program PMTAS dilaksanakan tanpa memotong anggaran pendidikan, anggaran kesehatan dan juga anggaran bansos.
Selain itu, Indra Charismiadi mengklaim bahwa PMTAS sudah sukses dijalankan di DKI Jakarta.
“Bedanya adalah dalam pelaksanaan kami nggak perlu memotong anggaran pendidikan, kami nggak perlu memotong bansos, kami nggak perlu memotong anggaran kesehatan,” ujar Indra Charismiadi.
Baca Juga: Reog Ponorogo Resmi Masuk Daftar Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, Yuk Simak Sejarahnya!
“Jadi kami nggak perlu memotong tetapi sudah berhasil,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Dukung Pramono Anung, Anies Baswedan Sampaikan Program untuk Jakarta Akan Dilanjutkan
Maruarar Sirait Prediksi Dukungan Nonmuslim untuk Pramono-Rano Akan Beralih ke Ridwan Kamil-Suswono Karena Anies Baswedan
Dukungan Anies Baswedan ke Pramono Anung di Pilkada Jakarta 2024: Efeknya Terhadap Pemilih?
Anies Baswedan Ajak Warga Jakarta Fokus pada Calon Pemimpin, Bukan Dukungan Tokoh
Anies Baswedan Dinilai Miliki Pengaruh Besar Dalam Unggulnya Pramono Rano di Pilkada Jakarta