INSIBERNEWS - Indonesia secara resmi telah masuk ke dalam anggota aliansi BRICS.
Masuknya Indonesia ke dalam BRICS ini dikonfirmasi oleh pemerintah Brazil saat menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi BRICS 2025.
BRICS merupakan aliansi dagang yang semula beranggotakan Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan.
Namun pada tahun 2023, keanggotaan BRICS diperluas mencakup Iran, Mesir, dan Uni Emirat Arab.
Sekarang giliran Indonesia yang ingin ikut bergabung bersama BRICS karena memiliki tujuan tertentu.
BRICS ternyata mewakili seperempat ekonomi dunia. Karena negara anggota BRICS memiliki perkembangan ekonomi yang besar dan menyumbang 26,2% dari Gross World Product (GWP).
Baca Juga: MK Janjikan Penyelesaian Sengketa Pilkada 2024 Tepat Waktu
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @ngomonginuang (8/1/2024), Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump sempat menyampaikan akan mengenakan tarif impor 100 persen.
Tarif impor tersebut akan dikenakan kepada negara-negara yang masuk menjadi anggota BRICS jika menciptakan mata uang baru yang akan menyaingi dolar AS.
Sebelumnya, BRICS memang dikabarkan akan menciptakan mata uang sendiri.
Rencana tersebut disampaikan pada KTT BRICS ke-16 di Kazan, Rusia pad 22-24 Oktober 2024.
Artikel Terkait
Indonesia Resmi Mengajukan Keanggotaan di BRICS, Perkuat Diplomasi Global
Terungkap! Ini Alasan Kenapa Menlu Sugiono Ingin Indonesia Gabung dengan BRICS
Tegas Tolak LGBTQ, Donald Trump Nyatakan Hanya Ada Dua Jenis Kelamin, Bagaimana Tanggapanmu?
Brasil Gantikan Rusia Pimpin BRICS 2025: Perkuat Solidaritas Negara Global Selatan
Indonesia Resmi Gabung BRICS: Babak Baru Ekonomi Global untuk Negeri Maritim