Panglima Denih menegaskan bahwa tindakan penembakan tersebut diakui oleh oknum TNI AL yang terlibat. Insiden ini langsung mendapat perhatian pihak berwenang, dan proses hukum berjalan dengan ditahannya ketiga oknum tersebut.
"Kami pastikan proses penyidikan berjalan sesuai prosedur dan transparan," ujar Denih.
Kasus ini kini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan adanya tindak pidana yang harus dipertanggungjawabkan oleh para pelaku.
Baca Juga: Indonesia Resmi Gabung BRICS: Babak Baru Ekonomi Global untuk Negeri Maritim
Dengan ditahannya ketiga oknum TNI AL ini, pihak Kepolisian Militer Angkatan Laut berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini hingga tuntas.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap sabar dan percaya pada proses hukum yang berlaku, sementara keluarga korban berharap agar keadilan dapat ditegakkan.
Artikel Terkait
Resep Cara Membuat Es Kopi Sederhana, Bisa Kamu Buat Sendiri di Rumah
Solana (SOL) Bisa Meledak Lagi di 2025! Begini Alasan Mengapa Harga SOL Bisa Tembus Rekor Kenaikan Harga!
Resep Cara Membuat Tahu Walik Gurih dan Enak
Indonesia Resmi Gabung BRICS: Babak Baru Ekonomi Global untuk Negeri Maritim
Nepal Diguncang Gempa Dahsyat 7,1 Magnitudo, Getaran Terasa Hingga India
Mayat Bocah di Tambun Selatan Ditemukan Terbungkus Sarung, Polisi Dalami Kasus
Waketum PAN Minta Publik Jangan Berpolemik Soal Pemecatan Shin Tae Yong
Kim Jong Un Larang Warganya Makan Hotdog, Simbol Penolakan Budaya Barat di Korea Utara
Kapolda Banten Tegaskan Kapolsek Cinangka Disanksi Berat Terkait Kasus Penembakan Bos Rental
Pemerintah Targetkan 5.000 Kepala SPPG untuk Kelola Dapur Makan Bergizi Gratis di 2025