INSIBERNEWS - Polisi akan memberlakukan sistem baru dalam penegakan aturan lalu lintas dengan menggunakan tilang sistem poin. Mulai Januari 2025, pelanggaran lalu lintas akan dihitung berdasarkan poin yang dapat memengaruhi Surat Izin Mengemudi (SIM) pemotor.
Aturan Dasar Tilang Poin
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan, menjelaskan bahwa sistem ini didasarkan pada Peraturan Kapolri No. 5 Tahun 2021 tentang Penertiban dan Penandaan Surat Izin Mengemudi. Dalam sistem ini, setiap pemilik SIM akan diberikan 12 poin awal yang dapat berkurang sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.
- Pelanggaran ringan: pengurangan 1 poin.
- Pelanggaran sedang: pengurangan 3 poin.
- Pelanggaran berat: pengurangan 5 poin.
- Kecelakaan fatal: SIM langsung dicabut jika poin mencapai 12.
"Ini Januari sudah berlaku terbit traffic record-nya. Dengan sistem merit point, pelanggaran akan langsung memengaruhi status SIM," ungkap Aan, Minggu (5/1/2025).
Kategori Pelanggaran dan Poin
Sistem ini membagi pelanggaran lalu lintas dalam beberapa kategori:
1 Poin (Pelanggaran Ringan)
- Tidak menggunakan helm.
- Tidak memakai sabuk pengaman.
- Mengangkut orang menggunakan mobil barang.
3 Poin (Pelanggaran Sedang)
- Menggunakan pelat nomor palsu.
- Mengabaikan keselamatan pejalan kaki.
- Kendaraan tidak dilengkapi STNK.
5 Poin (Pelanggaran Berat)
- Tidak membawa SIM.
- Melanggar aturan lalu lintas.
- Mengemudikan kendaraan bermotor yang tidak laik jalan.
- Melanggar batas kecepatan.
Poin pada Kasus Kecelakaan
Selain pelanggaran lalu lintas, poin juga berlaku untuk kasus kecelakaan:
- 5 poin: Berkendara yang membahayakan nyawa atau barang.
- 10 poin: Menyebabkan kecelakaan dengan korban luka ringan atau kerusakan kendaraan.
- 12 poin: Menyebabkan kecelakaan dengan korban luka berat atau meninggal dunia.
Sanksi Akhir
Jika total poin pelanggaran mencapai 12 poin, SIM pemilik akan dicabut. Untuk mendapatkan kembali hak mengemudi, pelanggar harus mengikuti prosedur penerbitan SIM baru dari awal.
Artikel Terkait
Spekulasi Terkuak: BMW Bergabung dengan MotoGP pada 2027, Siapkan Mesin Baru!
Talent Cup MotoAmerica 2025: Pembalap Muda Bersiap dengan Kramer APX-350 MA!
Mengapa Posisi Gigi Mundur dan Nomor N di MotoGP Berbeda dengan Kendaraan di Jalanan?
MotoGP 2027 Gunakan Bahan Bakar Berkelanjutan: Begini Penjelasan Lengkapnya!
MotoGP 2027: Mesin Baru, Bahan Bakar Berkelanjutan, dan Era Baru dengan Peraturan Revolusioner
Mengapa MotoGP Menetapkan Bobot Minimum 157kg pada Motor Balap?
Antara MotoGP dan WorldSBK: Apa yang Bikin Kedua Balapan Motor Ini Terasa Sangat Berbeda?
Hero MotoCorp dan Harley-Davidson Siap Luncurkan Model Pan America 440, Akan Jadi Kompetitor Baru di Kelas ADV Menengah!
Maverick Vinales Siap Tulis Sejarah Baru Bersama Red Bull KTM Tech3 di MotoGP 2025
Harga Lebih Murah dari Honda BeAT, Fitur Lengkap! Sanyang Dijue 125 2025, Motor Baru 125 cc Hemat Bensin dan Harganya Cuma Rp 17,6 Jutaan!