Hati-Hati! Begal Semakin Nekat, Honda Scoopy Dibawa Kabur Geng Motor di Mojokerto Dekat Kantor Polisi

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Senin, 6 Januari 2025 | 15:28 WIB
Geng Motor Rampas Honda Scoopy di Mojokerto, Dekat Pos Polisi! (Tangkapan layar CCTV)
Geng Motor Rampas Honda Scoopy di Mojokerto, Dekat Pos Polisi! (Tangkapan layar CCTV)

INSIBERNEWS - Kejadian begal motor semakin meresahkan, apalagi pelaku kini tak segan-segan beraksi di tempat yang dekat dengan pos polisi. Seperti peristiwa yang terjadi di Jalan Raya Dusun Kenongo, Desa Mlirip, Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Pada Sabtu dini hari (4/1/2025) sekitar pukul 02.11 WIB, kelompok pemuda yang diduga geng motor terekam CCTV merampas sepeda motor Honda Scoopy milik seorang remaja. Aksi mereka sangat cepat dan terorganisir, bahkan menggunakan senjata tajam untuk mengancam korban.

Kronologi Kejadian

Rekaman CCTV berdurasi 32 detik menunjukkan tujuh pelaku yang berboncengan tanpa helm mengejar tiga remaja yang berhenti di pertigaan dekat pintu barat Ajinex PT Ajinomoto.

Ketika para pelaku mengepung korban, mereka langsung mengancam dengan senjata tajam, termasuk pedang. Ketakutan, korban memilih melarikan diri meninggalkan motornya yang masih dalam kondisi mesin menyala. Salah satu pelaku kemudian membawa kabur motor tersebut ke arah Jetis.

 Baca Juga: Shin Tae-yong Resmi Dipecat, Patrick Kluivert Disebut Bakal Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia

Keberanian Pelaku

Yang membuat miris, lokasi kejadian hanya berjarak sekitar 400 meter dari Pos Polisi, namun pelaku tetap berani melancarkan aksinya. Situasi sepi dini hari tampaknya dimanfaatkan untuk melancarkan perampasan motor.

Sugianto (55), warga sekitar, mengaku sempat mendengar keributan, tetapi tidak menyadari ada aksi begal. "Tahunya dari video CCTV yang beredar di grup warga. Korban tidak sempat minta tolong," ungkapnya.

Laporan Polisi

Korban, berinisial AFB (17), telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jetis. Plt Kasubsi Humas Polres Mojokerto Kota, IPDA Slamet Haryono, membenarkan laporan tersebut dan mengatakan bahwa polisi sedang melakukan penyelidikan.

“Kita masih mendalami kasus ini. Tim sedang mengumpulkan bukti dan keterangan untuk memburu para pelaku,” jelasnya.

 Baca Juga: Kejahatan di Negeri Orang: WNI Mikhail Sebastian Ditangkap atas Kasus Kekerasan Anak di AS

Pesan Penting untuk Warga

Aksi begal ini menjadi pengingat untuk selalu waspada, terutama saat berkendara pada malam hari. Hindari melewati jalanan sepi, dan segera cari bantuan jika merasa terancam. Semoga pelaku segera tertangkap dan kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi semua pihak.

 

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X