Sri Mulyani Usul Edukasi Saham Dimulai dari Sekolah Dasar

Photo Author
- Jumat, 3 Januari 2025 | 09:39 WIB
Menkeu Sri Mulyani (Foto: Dok. Kemenkeu)
Menkeu Sri Mulyani (Foto: Dok. Kemenkeu)

INSIBERNEWS - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan agar edukasi tentang pasar modal diperkenalkan sejak dini, bahkan dimulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD).

Ia berharap anak-anak SD bisa lebih cepat mengenal konsep dasar investasi, termasuk jual beli saham, sehingga terbiasa dengan aktivitas pasar modal.

Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis Dimulai 6 Januari, Badan Gizi Siapkan Segalanya

"Saya dulu baru belajar soal Bursa Efek Indonesia saat menjadi mahasiswa. Tapi, seharusnya sekarang bisa diajarkan lebih awal, bahkan sejak tingkat SD, supaya mereka terbiasa dengan istilah dan mekanisme pasar modal," ujar Sri Mulyani dalam Peresmian Pembukaan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2025, Kamis (2/1).

Baca Juga: Kejagung Tetapkan 5 Perusahaan Sebagai Tersangka Korupsi Timah

Sri Mulyani menegaskan bahwa pentingnya pengenalan pasar modal di usia dini bukan sekadar untuk menambah wawasan, tetapi juga membangun literasi keuangan sejak muda.

Untuk itu, menurutnya, diperlukan integrasi materi ini dalam kurikulum sekolah.

"Ini tidak bisa dilakukan sendiri. Kita harus bekerja sama, mulai dari perumusan kurikulum hingga metode penyampaian yang tepat untuk anak-anak," katanya.

Baca Juga: MK Cabut Presidential Threshold: Era Baru Pencalonan Pemimpin Indonesia

Lebih lanjut, Sri Mulyani menyebut bahwa edukasi pasar modal sejak SD dapat membantu menciptakan generasi yang lebih melek finansial. Anak-anak yang terbiasa memahami konsep investasi diharapkan mampu mengelola keuangan dengan lebih baik di masa depan.

"Kalau mereka sudah terbiasa dengan istilah dan cara kerja pasar modal, di usia dewasa mereka tidak akan asing lagi dengan investasi," tambahnya.

Baca Juga: iPhone 16 Tak Bisa Masuk, Apple Rekrut Pegawai yang Miliki Pengaruh Kuat Soal Regulasi Indonesia

Gagasan ini mendapat perhatian berbagai pihak, terutama dari pelaku pasar modal dan pendidik.

Jika berhasil diterapkan, program ini diharapkan menjadi langkah besar dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia, sekaligus memperluas partisipasi publik dalam dunia investasi.

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X