"Untuk pengedar, bandar, dan sebagainya, nanti akan diadakan tindakan-tindakan tertentu yang dirancang oleh Polri, oleh Kepala BNN, kemudian Kemenkumham, itu sudah menyiapkan penjara atau lapas yang super security," ungkap Mahfud MD di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 12 Oktober 2023 lalu.
Di sisi lain, Mahfud MD juga menyoroti kapasitas lapas yang padat dengan terpidana kasus narkoba.
Baca Juga: Politik Korsel Memanas, 6 Partai Oposisi Ajukan Pemakzulan Presiden Yoon Seok Yeol
"Itu Anda tahu tidak, jumlah sekitar 270.000 penghuni lapas itu 51 persennya adalah (terpidana narkoba)," ujar Mahfud MD.
"Dan narkoba itu banyak juga karena sebagai pengguna, kemudian kadang kala ada di antaranya yang mungkin terjebak temannya, terjebak oleh aparat nakal dan sebagainya," tandasnya.***
Artikel Terkait
Dalam Rapat Pleno Rekapitulasi KPU Karawang, Paslon Cabup Aep Syaepuloh- Maslani Dinyatakan Raih Suara Terbanyak
Pemkab Purwakarta Gelar Rapat Pendahuluan Penyusunan Kajian Perencanaan SDGs Purwakarta 2025-2030
Pemkab Purwakarta Gelar kegiatan Bimtek Percepatan Penyusunan Peta dan Daftar Data Geospasial Purwakarta
Usai Jadi Pasangan Dalam Sebuah MV, Nana After School Dikabarkan Berpacaran dengan Chae Jong Seok
Siap Rilis Bulan Ini! Toxic Till The End Jadi Title Track Full Album Perdana Rose Blackpink
Dengan Program Pendampingan BRI, Sosok Ini Sukses Berdayakan Komunitas Perempuan di Lamongan
Sudah Damai dan Minta Maaf Pada Denny Sumargo di Kemensos, Farhat Abbas Sebut Densu Orang Baik
Erina Gudono Istri Kaesang Pangarep, Ikut Ajak Publik Donasi Untuk Buatkan Rumah Sunhaji Penjual Es Teh Viral
Gerakan Pangan Murah, Pemkab Purwakarta Menggelar Panen Raya Aneka Buah dan Sayuran
Kementerian PUPR Usulkan Tiga Inpres Baru, Anggaran Tambahan Rp60,6 Triliun