Maksud kedatangan sang utusan khusus presiden itu ingin meminta maaf atas kasus viralnya ucapan kasar kepada sang penjual es teh bakul saat momen 'Magelang Bersholawat' pada November 2024 lalu.
"Yang saat itu niatnya guyon (bercanda) tapi disalahpersepsikan, tapi apapun itu aku minta maaf sama Kang Sunhaji. Niatnya bercanda malah berlebihan," ujar Gus Miftah dalam pertemuannya dengan Sunhaji itu.
Baca Juga: Usai Deklarasi Darurat Militer, Para Pejabat Kantor Kepresidenan Korea Selatan Lakukan Resign Massal
Seolah telah mengenal akrab, Gus Miftah pun menyebut Sunhaji sebagai seorang penjual es teh bakul yang sering datang ke pengajian.
"Penjual es teh spesialis pengajian, ke mana-mana ngaji," sebut Gus Miftah kepada wartawan seraya menunjuk sang penjual es teh bakul.
Artikel Terkait
Denza Z9 GT: Mobil Listrik Premium dari BYD yang Penuh Inovasi dan Bisa Jalan Miring
Sukabumi Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Tujuh Hari, 33 Kejadian Bencana Landa Wilayah Tersebut
Kebaya Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda, Peningkatan Kesadaran Global tentang Pelestarian Budaya
KemenPPA Apresiasi Korban Pelecehan Agus Buntung yang Berani Speak Up Ungkap Pelanggaran Hukum, Polisi Diminta Gerak Cepat
Wapres Gibran Soroti Pentingnya Perbaikan Kurikulum Olahraga untuk Cegah Obesitas Anak
Gelombang Protes Meningkat di Korsel Pasca Pengumuman Kebijakan Darurat Militer, Tuntut Yoon Mundur
PDIP Tegaskan Jokowi dan Keluarga Sudah Bukan Bagian dari Partai
Pemkab Purwakarta Dapat Penganugerahan Predikat Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Provinsi Jabar 2024
Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Cibatu Tebar Ribuan Benih Ikan Nila di Kolam Bioflok
Hasil Rekapitulasi Pilgub KPU Karawang, Kang Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan Unggul Telak