INSIBERNEWS - Presiden Prabowo kembali membahas mengenai keberlanjutan rencana program makan bergizi gratis.
Semula program makan bergizi gratis dianggarkan akan menggunakan dana Rp15.000 untuk per anak/ibu hamil per hari.
Namun ternyata setelah melakukan perhitungan, akhirnya Presiden Prabowo memutuskan untuk menurunkan anggaran untuk program makan bergizi.
Baca Juga: Tegas! PDI Perjuangan Pecat Effendi Simbolan Karena Dukung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta
Dilansir INsibernews dari kanal YouTube Sekretariat Presiden (1/12/2024), Presiden Prabowo menyampaikan anggaran untuk program makan bergizi turun menjadi Rp10.000 per orang per hari.
Hal tersebut dilakukan oleh Presiden Prabowo karena dinilai Rp10.000 sudah cukup untuk mendapatkan menu makan yang bergizi.
“Kalau kami rinci, program bergizi ini nanti rata-rata minimumnya atau rata-ratanya kami ingin memberi indeks per anak, per ibu hamil itu Rp10.000 per hari, kurang lebih,” ungkap Presiden Prabowo.
Baca Juga: Simak! Beginilah Tanggapan KPU Mengenai Tingginya Angka Golput di Pilkada Jakarta 2024
“Kami ingin Rp15.000 tapi kondisi anggaran mungkin Rp10.000 kami hitung untuk daerah-daerah itu cukup,” lanjutnya.
Pengurangan anggaran untuk program makan bergizi gratis yang disediakan pemerintah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Kekhawatiran ini terutama di kalangan keluarga berpenghasilan rendah dan anak-anak.
Program ini sebelumnya sangat diandalkan sebagai upaya untuk memastikan anak-anak dan masyarakat kurang mampu mendapatkan asupan gizi yang cukup, yang sangat penting untuk perkembangan fisik dan mental mereka.
Artikel Terkait
Join Program Makan Bergizi Gratis, Pramono Rano Janji Sediakan Sarapan Gratis
Kunjungi Tiongkok dan AS, Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Dapat Dukungan dari Dua Negara Adidaya
Prabowo Temui Biden, AS Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Program Makan Bergizi Gratis Dimulai Januari 2025, Anggaran Rp15 Ribu per Anak
Resmi! Program Makan Bergizi Gratis Jadi 10 Ribu Per-anak