INSIBERNEWS - Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta Dharma Pongrekun bantah soal dirinya sudah mengucapkan selamat kepada paslon nomor urut 3, Pramono-Karno karena unggul dalam perhitungan versi quick count.
"Sama sekali tidak benar dan belum pernah, ini kalau terlihat seperti ini kan jelas-jelas sesuatu yang sudah direncanakan," ujar Dharma Pongrekun, ketika ditemui.
Dharma juga mengklaim bahwa seharusnya ia bersama Kun Wardhana yang menang dalam Pilkada DKI Jakarta 2024.
Baca Juga: Dharma Pongrekun Siapkan Rencana Usai Gagal di Pilgub DKI Jakarta, Pilih Jadi Penjual Kaos
"Jadi seharusnya kita yang memang tetapi angka-angka yang kita disuguhkan itu adalah angka yang tidak sakral, ungkapnya.
Pasalnya kandidat nomor urut 2 tersebut telah memperoleh perhitungan quick count yaitu 10%, sementara pasangan Pramono-Karno 52%.
Ia mengaku seharusnya ia bisa memperoleh suara di atas 52 %. Ia menduga bahwa ada oknum yang melakukan serangan fajar sehingga membuat pendukungnya tidak bisa memberikan hak suara.
"Sesuatu yang sudah direncanakan dan bukan berada hanya di satu TPS saja bisa lain, tinggal bergerak jadi ini masalah siapa yang cepat dia yang dapat jadi prosesnya semuanya udah tahu, masa dibiarkan," terangnya.
Ia juga mengakui bahwa maju mencalonkan diri sebagai Cagub DKI Jakrta merupakan pengalaman pertamanya sehingga ia belum begitu banyak belajar dan memiliki pengalama.
"Kami jujur memang belum pengalaman sehingga baru kemarin belajar oh ternyata angka yang ditampilkan itu ternyata bukan angka yang sakral," papar Dharma Pongrekun.***
Baca Juga: Farhat Abbas Sebut Denny Sumargo Jangan Ngaku-ngaku Anak Yusuk Hamka Kalau Masih Sombong Padanya
Artikel Terkait
Asik! Inspirasi Kamar Tamu Estetik Gaya Minimalis Modern, Ruang Nyaman yang Menawan Hati Tamu
Bukan Tawuran, Muncul Alasan Lain Siswa SMK di Semarang Ditembak Polisi hingga Tewas
Keluarga Siswa SMK 4 Semarang yang Tewas Diduga Ditembak Polisi, Kini Laporkan Aipda R
Sudah Resmi Bercerai Dengan Edward Akbar, Kimberly Ryder Berharap Tidak Ada Banding
Geger! Seorang Anak Umur 14 Tahun di Lebak Bulus Bunuh Ayah dan Neneknya Pakai Pisau Dapur, Ibunya Luka Parah
Diharapkan Transparan, Kapolres Subang Pantau Langsung Proses Pleno Penghitungan Suara
Farhat Abbas Sebut Denny Sumargo Jangan Ngaku-ngaku Anak Yusuk Hamka Kalau Masih Sombong Padanya