INSIBERNEWS - Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza semakin mengkhawatirkan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa kekurangan obat-obatan, makanan, tempat tinggal, dan bahan bakar telah mencapai tingkat yang sangat kritis, terutama di wilayah utara Gaza.
Dalam konferensi pers terbaru di Jenewa, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mendesak Israel untuk membuka akses lebih luas bagi bantuan kemanusiaan serta mempercepat jalannya operasi penyelamatan.
Tedros menjelaskan, konflik yang dipicu serangan besar Hamas pada 7 Oktober tahun lalu telah memaksa hampir seluruh penduduk Gaza mengungsi.
Awalnya, sebagian besar dari mereka tinggal di gedung-gedung publik atau bersama keluarga. Namun, situasi terus memburuk hingga kini mayoritas pengungsib mencapai 90 persen terpaksa bertahan di tenda-tenda darurat.
"Hidup di bawah tenda membuat mereka rentan terhadap penyakit seperti infeksi pernapasan, apalagi dengan datangnya musim hujan dan ancaman banjir yang memperburuk kekurangan gizi," ungkap Tedros.
WHO baru-baru ini mengirimkan tim untuk melakukan misi kemanusiaan selama tiga hari di Gaza Utara. Dari kunjungan tersebut, mereka menemukan lonjakan pasien dengan luka berat akibat trauma serta peningkatan signifikan pada pasien penyakit kronis yang memerlukan penanganan mendesak.
Fasilitas kesehatan yang tersisa berjuang keras dengan stok obat-obatan yang sangat terbatas.
Baca Juga: KPA: Rencana Pengentasan Mafia Tanah dan Penyelesaian Konflik Agraria Jangan Hanya Lip Service
“Kekurangan ini benar-benar mengancam nyawa. Kami melakukan segala upaya agar bantuan medis dapat terus mengalir," tambah Tedros.
Tak hanya soal layanan kesehatan, ancaman kelaparan massal di Gaza juga semakin nyata. Penilaian terbaru yang dilakukan oleh tim gabungan PBB menyimpulkan bahwa sebagian besar penduduk menghadapi risiko kelaparan yang akut.
Baca Juga: Terdakwa Pungli Rutan KPK, Deden Rochendi, Mengaku Terima Jatah Bulanan Meski Sudah Tidak Menjabat
Artikel Terkait
Tak Terealisasi 100%: SMK di Palembang Klaim Tak Terima Dana DAK 2023! Dugaan Korupsi dan Penyalahgunaan Anggaran!
Padang Pariaman Masuk Nominasi Anugerah Kebinamargaan 2024: Keberhasilan di Bidang Infrastruktur Jalan dan Jembatan!
Terdakwa Pungli Rutan KPK, Deden Rochendi, Mengaku Terima Jatah Bulanan Meski Sudah Tidak Menjabat
KPA: Rencana Pengentasan Mafia Tanah dan Penyelesaian Konflik Agraria Jangan Hanya Lip Service
Strategi Kemenkumham Era Prabowo-Gibran: Layanan Publik Kini Lebih Aksesibel untuk Semua, Termasuk Kelompok Rentan!
RSU Pengayoman Cipinang Raih Juara I Dinkes Innovation Days 2024 dengan Inovasi Telepatic Menembus Jeruji
Warga Negara Indonesia Ditangkap dengan Membawa Uang Palsu di Bandara Internasional Washington Dulles
Terkait Penyelenggaran Donasi Untuk Agus Tanpa Izin, Kemensos Maklumi, Mungkin Selama Ini Sosialisasi Kemensos Kurang
Wikeend Gak Kemana-mana? Yuk Buat Camilan dari Kentang, Beuh Rasanya Bikin Nggak Berhenti Ngunyah, Nih Cobain Resep Stik Kentang Keju
Cerita Nia Lida Nikah Sama Pengusaha Dengan Mahar 1 Setengah Miliar dan 77 Gram Emas, Berawal Dari Sering Reply Story Instagram