Pendidikan dan Pengabdian untuk Masyarakat
Lahir di Siasi, Sulu, pada tahun 1930, Rasul memulai perjalanan hidupnya sebagai seorang pendidik di sekolah-sekolah umum di daerah Siasi dan Jolo pada tahun 1950-an.
Pendidikan selalu menjadi hal yang sangat penting baginya. Pada tahun 1978, ia memperoleh gelar doktor administrasi publik dari Sekolah Tinggi Administrasi Publik dan Tata Kelola Nasional Universitas Filipina, sebuah pencapaian luar biasa untuk seorang wanita, apalagi yang berasal dari komunitas Muslim.
Sebagai anggota Dewan Provinsi Sulu pada tahun 1971 hingga 1976, ia juga aktif berkontribusi pada pengembangan daerahnya. Setelah masa jabatannya di Senat, ia tidak berhenti berkarya.
Rasul melanjutkan misinya untuk memerangi buta huruf melalui Yayasan Magbassa Kita, yang ia dirikan.
Yayasan ini berfokus pada promosi literasi, pemberdayaan perempuan, serta perdamaian dan pembangunan di Filipina, khususnya bagi komunitas Muslim.
Baca Juga: BBM Murah Bikin Mobil Rusak? Ini Penjelasannya!
Warisan yang Tak Terlupakan
Walau telah meninggalkan dunia ini, warisan Santanina Rasul akan terus hidup. Dari peranannya sebagai legislator yang memperjuangkan hak perempuan hingga kontribusinya dalam proses perdamaian, semuanya menunjukkan dedikasi Rasul untuk menciptakan perubahan positif.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Senat Arnel Bañas menyampaikan duka cita yang mendalam, mengingatkan kita bahwa "Kita milik Tuhan, dan kepada-Nya kita akan kembali."
Dengan berbagai pencapaian yang telah diraihnya, Rasul menjadi simbol keberanian dan ketekunan, terutama bagi perempuan, komunitas Muslim, dan generasi muda Filipina.
Semoga segala perjuangannya terus menginspirasi, dan semangatnya hidup dalam setiap langkah kita menuju perubahan yang lebih baik.
Selamat jalan, Santanina Rasul.
Artikel Terkait
Dharma Pongrekun Siapkan Rencana Usai Gagal di Pilgub DKI Jakarta, Pilih Jadi Penjual Kaos
Putin Punya Harapan Besar pada Donald Trump, Sebut Biden Perburuk Keadaan Perang Ukraina
Waspada! Kenali Ciri-Ciri Dini Prostat pada Pria, Harus Tau
Putin Rekrut Tentara Bayaran dari Yaman untuk Perang Ukraina, Skema Diplomatik Rusia dengan Houthi Terungkap
Lucinta Luna Beberkan Dugaan Dibalik Kasus Narkoba yang Menjeratnya: Sebut Isa Sebagai Dalangnya!
Ketegangan Memuncak! Ukraina Khawatir Rusia Akan Menggunakan Senjata Nuklir
Prabowo Bakal Gelar Sidang Kabinet Sore Ini, Bahas Apa?
Ukraina Tembakkan Rudal Buatan AS ke Rusia, Putin Siap Tanggapi Serangan dengan Nuklir?
Donald Trump Bicara dengan Vladimir Putin: Peringatan untuk Tidak Meningkatkan Perang dengan Ukraina