INSIBERNEWS - Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini mengungkapkan pujian kepada Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan keyakinannya bahwa Trump, yang dikenal karena keahliannya dalam mengatasi tantangan besar, mampu menemukan solusi untuk menyelesaikan perang Rusia melawan Ukraina.
Komentar ini disampaikan oleh Putin dalam sebuah konferensi pers pada hari Kamis, 29/11/2024, di mana ia juga menyinggung tentang kebijakan Pemerintahan Presiden Joe Biden.
Putin Yakin Trump Bisa “Menyelesaikan” Perang Ukraina
Putin, yang sering kali berbicara mengenai dinamika internasional dengan cara yang sangat terbuka, mengatakan bahwa ia melihat Trump sebagai seorang pemimpin yang "cukup pintar dan berpengalaman".
Ia menilai bahwa Trump memiliki kemampuan untuk mengatasi berbagai tantangan besar, termasuk "merebut kembali Gedung Putih," dan menyelesaikan konflik besar seperti perang Ukraina.
“Menurut pandangan saya terhadap presiden yang baru terpilih—dia adalah orang yang cukup pintar dan berpengalaman—saya pikir dia akan menemukan solusi mengingat dia telah mengatasi tantangan besar seperti merebut kembali Gedung Putih,” ujar Putin.
Komentar ini tampaknya mencerminkan optimisme Putin bahwa Trump, yang selama masa kepresidenannya dikenal memiliki kebijakan luar negeri yang lebih pro-Rusia dibandingkan dengan para pendahulunya, mungkin dapat mengambil pendekatan yang berbeda dalam menangani konflik di Ukraina.
Trump sendiri selama kampanye pemilu 2024 sering mengkritik kebijakan luar negeri Biden, terutama terkait dengan dukungannya terhadap Ukraina.
Baca Juga: Dharma Pongrekun Siapkan Rencana Usai Gagal di Pilgub DKI Jakarta, Pilih Jadi Penjual Kaos
Kritik Terhadap Pemerintahan Biden
Selain itu, Putin juga mengkritik Presiden Joe Biden dan Pemerintahannya yang menurutnya telah menciptakan "kesulitan" bagi Trump.
Ia bahkan menyinggung kemungkinan bahwa pemerintahan Biden berusaha menambah tantangan bagi pemerintahan mendatang yang dipimpin oleh Trump.
“Saya rasa ada kemungkinan bahwa pemerintahan saat ini ingin menciptakan kesulitan bagi pemerintahan mendatang. Itu juga merupakan suatu kemungkinan,” kata Putin dalam menjawab pertanyaan seorang reporter.
Komentar tersebut mengarah pada ketegangan yang terjadi antara Rusia dan AS, yang semakin memanas setelah Biden memberikan lampu hijau kepada Ukraina untuk meluncurkan serangan rudal jarak jauh terhadap Rusia.
Langkah ini memperburuk hubungan antara kedua negara dan memperpanjang ketidakpastian mengenai jalan menuju perdamaian.
Artikel Terkait
NewJeans Hengkang Dari ADOR: Bagaimana Soal Denda Dan Hak Nama Grup?
Wakil Presiden Sara Duterte Tak Hadir di Panggilan NBI? Ternyata Ini Alasan Absen dari Panggilan soal Ancaman ke Presiden Marcos Jr.!
Ridwan Kamil Ajak Warga Jakarta Tunggu Hasil Resmi Pilkada 2024
Ketegangan Memuncak! Israel-Hizbullah Saling Tuding Soal Pelanggaran Gencatan Senjata: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
KPU Karanganyar Gelar PSU di TPS 1 Desa Kwangsan Terkait Kesalahan Penghitungan Suara
Jurnalis Tiongkok Dong Yuyu Dijatuhi Hukuman 7 Tahun Penjara: Lebih dari 700 Tokoh Dunia Serukan Pembebasan Untuk Dong Yuyu
Lebanon Tetapkan Tanggal Pemilihan Presiden, Berri Beri Waktu Sebulan untuk Konsensus
PM Australia Anthony Albanese Loloskan Undang-Undang Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial, Big Tech Diwajibkan Tanggung Jawab!
Dharma Pongrekun Siapkan Rencana Usai Gagal di Pilgub DKI Jakarta, Pilih Jadi Penjual Kaos