Pemerintah Filipina Tanggapi Ancaman Duterte: Vonis Hukum Menanti Setelah Klaim Pembunuhan!

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Selasa, 26 November 2024 | 07:00 WIB
Sara Duterte Harus Hadapi Hukum Setelah Ancaman Pembunuhan untuk Pejabat Filipina (foto: Istimewa)
Sara Duterte Harus Hadapi Hukum Setelah Ancaman Pembunuhan untuk Pejabat Filipina (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS - Pernyataan kontroversial Wakil Presiden Filipina, Sara Duterte, yang mengaku telah merencanakan pembunuhan terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr., Ibu Negara Liza Araneta-Marcos, dan Ketua DPR Martin Romualdez, terus memicu kehebohan.

Kini, Duterte menghadapi ancaman serius berupa sanksi hukum, setelah pemerintah dan lembaga terkait mulai mengambil langkah investigasi menyeluruh.

Panggilan dari Biro Investigasi Nasional (NBI)

Direktur NBI, Jaime Santiago, dan Wakil Menteri Kehakiman, Jesse Andres, telah mengonfirmasi bahwa mereka akan segera mengeluarkan panggilan pengadilan untuk Sara Duterte.

Ia diminta menjelaskan pernyataannya tentang dugaan koordinasi dengan seorang pembunuh bayaran untuk menghabisi tiga pejabat tinggi pemerintah tersebut.

Dalam pengarahan resmi di Istana Malacañang, Andres menegaskan bahwa ancaman terhadap Presiden Marcos Jr. dan pejabat lainnya merupakan isu serius.

“Kami tidak akan membiarkan satu hal pun terlewat. Penyelidikan ini dilakukan untuk melindungi presiden terpilih kami dan memastikan keadilan,” tegasnya.

 Baca Juga: Vonis Bebas Guru Honorer Supriyani Bertepatan dengan Hari Guru: Kisah Pilu Berakhir Manis

Konsekuensi yang Mungkin Dihadapi Sara Duterte

Sara Duterte kini berada di bawah sorotan tajam. Wakil Menteri Kehakiman menyebut bahwa tindakan tersebut dapat membawa berbagai konsekuensi, termasuk:

  1. Pencabutan izin praktik: Jika terbukti melanggar hukum atau etika profesional sebagai pejabat negara.
  2. Tanggung jawab hukum: Potensi menghadapi tuntutan pidana atas ancaman terhadap keselamatan kepala negara dan pejabat lainnya.
  3. Investigasi kolaborasi: Pemerintah tengah mencari tahu siapa saja yang terlibat dalam rencana ini, termasuk dugaan pihak ketiga yang disebut-sebut telah diajak berkomplot oleh Duterte.

 Baca Juga: 10 Rekomendasi GoPro Action Camera Terbaik untuk Rider Motovlog Touring Motor dan Mobil

Respon Istana dan Presiden Marcos Jr.

Presiden Ferdinand Marcos Jr. merilis pesan video untuk menanggapi ancaman ini. Meski detail pesan belum diungkap secara rinci, Istana menyebut bahwa ancaman ini telah meningkatkan langkah-langkah pengamanan presiden dan keluarganya.

Bahkan, Komando Keamanan Presiden (PSG) telah mengambil tindakan khusus untuk memastikan keselamatan mereka.

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X