INSIBERNEWS - Anggota Komisi I DPR, Sukamta, mengajukan usulan agar Tentara Nasional Indonesia (TNI) dilibatkan dalam pemberantasan praktik judi online yang semakin meresahkan masyarakat.
Ia berpendapat bahwa dengan besarnya omzet judi online yang diperkirakan mencapai hingga Rp900 triliun pada 2023, TNI memiliki kapasitas untuk menanggulangi masalah ini secara efektif.
Baca Juga: Pramono Anung dan Rano Karno Siap Coblos di Pilkada Jakarta 2024, Tanpa Pelanggaran Masa Tenang
Sukamta mengungkapkan dalam rapat kerja bersama Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, di Gedung Nusantara II DPR, Jakarta, bahwa perputaran uang yang berasal dari praktik judi online sangat besar.
Ia juga menyoroti anggaran TNI yang jauh lebih kecil, yakni Rp165 triliun, dibandingkan dengan angka transaksi judi online yang mencapai ratusan triliun.
“Ini merupakan masalah besar yang mempengaruhi banyak sektor, dan saya yakin TNI bisa memberantasnya dengan serius,” tegas Sukamta.
Menurutnya, keberhasilan pemberantasan judi online dapat terwujud jika TNI terlibat dalam operasi ini, dengan menggunakan pendekatan militer yang telah terbukti efektif dalam berbagai bidang.
Baca Juga: LRT Jakarta Rayakan 5 Tahun Operasional dengan Inovasi dan Aktivitas Meriah
Selain itu, Sukamta juga berharap Menteri Pertahanan dapat melobi Presiden Prabowo Subianto untuk menginstruksikan TNI secara langsung menangani masalah judi online.
Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mengusulkan agar sebagian aset hasil sitaan dari operasi judi online diberikan kepada TNI. Aset tersebut, menurut Sukamta, dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI.
Baca Juga: Putin Larang Adopsi Anak untuk Warga Negara yang Melegalkan Perubahan Gender
Ia menganggap langkah ini sebagai win-win solution yang bermanfaat bagi kedua pihak: pemberantasan judi online yang efektif dan peningkatan kesejahteraan bagi prajurit.
Usulan ini memunculkan diskusi lebih lanjut tentang bagaimana pemberantasan praktik judi online bisa lebih maksimal.
Artikel Terkait
Kisi-kisi SKB Formasi Penyuluh Pertanian Ahli Pertama, Pelamar CPNS 2024 Wajib Tahu!
Kisi-kisi Formasi Penyusun Buku Braille dan Buku Bicara di SKB CPNS 2024: Penyusunan Laporan Hasil Kerja....
Kisi-kisi Terbaru Formasi Penyusun Materi Hukum dan Perundang-undangan, Persiapkan SKB CPNS 2024 Makin PD dan Optimis!
Gibran Rakabuming Raka Siap Berpartisipasi dalam Pilkada Solo 2024, Pilih TPS 18 Manahan
Kementerian ESDM Bentuk Dirjen Gakkum, Dipimpin oleh Aparat Penegak Hukum
Hizbullah Gempur Israel dengan Ratusan Proyektil dan Serangan Drone, Ketegangan Kian Memanas
Penembakan di Polres Solok Selatan Disorot DPR, Diduga Terkait Tambang Ilegal
Putin Larang Adopsi Anak untuk Warga Negara yang Melegalkan Perubahan Gender
LRT Jakarta Rayakan 5 Tahun Operasional dengan Inovasi dan Aktivitas Meriah
Pramono Anung dan Rano Karno Siap Coblos di Pilkada Jakarta 2024, Tanpa Pelanggaran Masa Tenang