Waspada Serangan Fajar Jelang Pilkada 2024, Sebenarnya Apa Dampaknya?

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Jumat, 22 November 2024 | 19:57 WIB
Praktik politik serangan fajar kerap terjadi jelang pilkada (Unsplash)
Praktik politik serangan fajar kerap terjadi jelang pilkada (Unsplash)

Ini dapat mengarah pada kebijakan yang tidak efektif atau bahkan merugikan masyarakat, karena pemimpin tersebut mungkin lebih memprioritaskan kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, bukan kepentingan rakyat.

Baca Juga: Tragedi di Mapolres Solok Selatan: Penembakan Fatal Sesama Polisi

Serangan fajar juga berdampak pada erosi kepercayaan publik terhadap sistem pemilu dan partai politik.

Ketika masyarakat melihat bahwa suara mereka dapat dibeli dengan uang, mereka menjadi skeptis terhadap kejujuran dan integritas proses pemilu.

Hal ini dapat menyebabkan apatisme politik, di mana pemilih merasa bahwa suara mereka tidak berharga atau tidak berdaya dalam mempengaruhi hasil pemilu.

Apatisme ini, pada gilirannya, dapat menurunkan partisipasi pemilih dan merugikan demokrasi itu sendiri.***

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X