Sejarah singkat HIPMI JAYA
HIPMI dibentuk sebagai wadah dunia usaha yang dapat menampung dan menghimpun aspirasi pengusaha muda Indonesia, memainkan peran aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan ketahanan nasional.
Sebagai organisasi non-partisan, HIPMI membentuk identitas pengusaha nasional sebagai komponen penting dalam meningkatkan daya saing bangsa.
HIPMI didirikan pada 10 Juni 1972 oleh pengusaha-pengusaha muda Indonesia saat itu, seperti Abdul Latief, Datuk Hakim Thantowi, Drs. T. Syahrul, Siswono Yudohusodo, Irawan Jaya Atmadja, Badar Tando, dan Pontjo Sutowo.
HIPMI JAYA sendiri baru terbentuk dua tahun kemudian, pada 20 Maret 1974, diprakarsai oleh Drs. Agung Laksono, Drs. Rainal Rais, Drs. Viktor Pardede, Tinton Suprapto, Syarifuddin Idris, SH, dan Ir. Sukrisno Ramelan. Saat ini, HIPMI JAYA memiliki lebih dari 3.800 anggota yang aktif dalam berbagai sektor usaha.
Artikel Terkait
Dari Kisah Nyata? Film Believe yang Mengungkap Perjalanan Seorang Veteran di Operasi Seroja Bakal Tayang 2025 Mendatang, Intip Sinopsisnya Disini!
Xianyu Literature Jadi Trik Marketing Andalan Penjual Barang Bekas di China, Bahkan Sampai Jadi Cerita Film!
Israel Rugi hingga Rp649 Triliun Dalam Setahun Akibat Konflik dengan Palestina
Undang Farhat Abbas Dan Agus Untuk Akhiri Polemik, Novi Pratiwi Akan Serahkan Uang Donasi Pada Agus Hari Ini
Israel Naikkan Pajak untuk Biaya Perang Karena Kini Negara Sudah Alami Defisit Anggaran
Diundang Pratiwi Novianyanthi Untuk Bedamai Dengan Agus, Farhat Abbas Sebut Dirinya Pengacara Profesional Yang Sedang Merangkap Jadi Perawat Agus
109 Menteri Kabinet Prabowo-Gibran Diminta Segera Lapor Harta Kekayaan, KPK Siap Bantu
PT NetVisi Resmi Ganti Nama Jadi PT MDTV, Mulai Langkah Besar Menuju Transformasi Digital
BRI Meraih Penghargaan Indonesia Women's Empowerment Principles Awards 2024, Karena Mendukung Pemberdayaan Perempuan
Prabowo Terima Penghargaan Tertinggi dari Peru, Tanda Persahabatan Kuat Indonesia-Peru