INSIBERNEWS - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kini akan melanjutkan pembangunan Trump Wall.
Sebelumnya, pembangunan Trump Wall sempat terhenti ketika AS di bawah kepemimpinan Biden.
Dengan kembali dilanjutkannya pembangunan Trump Wall maka ini akan berpengaruh terhadap imigran Meksiko.
Baca Juga: Siapa Paling Peduli Kesehatan Mental Gen-Z? Ini Jawaban Para Cawagub Jabar yang Bikin Penasaran!
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @ngomonginuang (12/11/2024), pembangunan Trump Wall yang semula terhenti, akan segera dilanjutkan.
Trump Wall merupakan tembok yang membatasi antara AS dengan Meksiko.
Tembok ini dimaksudkan untuk mengurangi imigrasi ilegal dan meningkatkan keamanan nasional AS dengan membatasi aliran imigran dari Meksiko dan negara-negara Amerika Tengah.
Baca Juga: Berita Duka, Aktor Song Jae Rim Ditemukan Meninggal Dunia
Setelah terpilih, Trump mulai melaksanakan proyek ini dengan memasukkan alokasi dana besar dalam anggaran pemerintah.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan hukum dan politik, termasuk penolakan dari banyak anggota Kongres dan protes dari kelompok-kelompok hak asasi manusia.
Pada masa kepresidenan Trump, tembok tersebut dibangun di beberapa bagian perbatasan, namun proyek ini tetap kontroversial dan belum selesai sepenuhnya.
Baca Juga: Mau Gaji Rp10 Juta? Wajib Tahu Program Petani Milenial Ajak Anak Muda Jadi Petani Modern!
Namun, dengan terpilihnya Trump kembali pada 2024, ia berjanji untuk melanjutkan pembangunan tembok sebagai bagian dari kebijakan imigrasi yang lebih keras.
Kebijakan ini semakin memperburuk nasib imigran Meksiko dan warga negara Latin lainnya yang sudah berada di AS tanpa status resmi.
Artikel Terkait
Gubernur BI Berpendapat Mengenai Pengaruh Kemenangan Donald Trump Terhadap Ekonomi Indonesia, Bagaimana?
Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat ke Donald Trump, Presiden AS Terpilih ke-47, Apa Pesan Penting untuk Hubungan Indonesia-AS?
India Menjadi Salah Satu Negara yang Diuntungkan dengan Kemenangan DOnald Trump, Ini Alasannya!
Donald Trump akan Berikan Keuntungan untuk Arab Saudi Setelah Terpilih Jadi Presiden AS
Terpilihnya Donald Trump Jadi Presiden AS, Perang Dagang dengan China Semakin Memanas