Donald Trump akan Berikan Keuntungan untuk Arab Saudi Setelah Terpilih Jadi Presiden AS

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Selasa, 12 November 2024 | 14:48 WIB
Presiden Donald Trump akan berikan keuntungan untuk Arab Saudi melalui Perjanjian Abraham (Instagram @ngomonginuang)
Presiden Donald Trump akan berikan keuntungan untuk Arab Saudi melalui Perjanjian Abraham (Instagram @ngomonginuang)

INSIBERNEWS - Arab Saudi akan mendapatkan keuntungan setelah kemenangan Donald Trump dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS).

Kemenangan Donald Trump memang memiliki pengaruh yang besar bagi sejumlah negara terutama pada bidang ekonomi.

Beberapa negara yang akan diuntungkan karena kemenangan Donald Trump adalah Israel, India, Korea Utara, Turkiye, dan Arab Saudi.

Baca Juga: Kaki Terjepit Muatan Truk, Berikut Kesaksian Korban Selamat Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92

Dilansir INsibernews dari akun Instagram @ngomonginuang (12/11/2024), dengan terpilihnya Donald Trump menjadi Presiden AS, maka Arab Saudi bisa bergabung dengan Perjanjian Abraham.

Perjanjian Abraham merupakan perjanjian kerjasama Timur Tengah dengan Amerika Serikat.

Namun perjanjian ini terhenti ketika Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Biden.

Baca Juga: Hadapi Potensi Defisit, BPJS Kesehatan Rencanakan Kenaikan Iuran JKN di 2025

Kemenangan Donald Trump pada pemilihan presiden AS 2016 membawa dampak signifikan dalam politik Timur Tengah, termasuk bagi hubungan Arab Saudi dengan Israel.

Salah satu pencapaian besar dalam kebijakan luar negeri Trump adalah perjanjian Abraham yang ditandatangani pada 2020.

Perjanjian tersebut memungkinkan normalisasi hubungan diplomatik antara Israel dan sejumlah negara Arab, termasuk Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Sudan, dan Maroko.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Drastis, Dipicu Perlambatan Ekonomi China dan Penguatan Dolar AS

Di bawah kepemimpinan Trump, Arab Saudi juga bisa dipandang sebagai negara yang memiliki potensi besar untuk bergabung dalam perjanjian tersebut.

Meskipun Arab Saudi belum secara resmi normalisasi hubungan dengan Israel pada saat itu, kebijakan Trump mendorong pengurangan ketegangan antara negara-negara Teluk dan Israel.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X