Mahlil juga menyebutkan bahwa rasio kerugian atau "loss ratio" BPJS Kesehatan semakin mendekati titik kritis, di mana jumlah klaim yang harus dibayar hampir setara atau bahkan melebihi pendapatan dari premi peserta.
Jika situasi ini terus berlanjut tanpa intervensi, BPJS Kesehatan bisa terancam gagal bayar di masa depan.
Baca Juga: Dari Mana Asalnya Hari Ayah? Kisah Menarik di Balik Perayaan untuk Sosok Ayah Tersayang
"Kalau selisih antara biaya dan premi terus seperti ini, kita makin dekat dengan risiko gagal bayar. Situasi ini menjadi alarm bahwa BPJS Kesehatan butuh daya tahan lebih, dan untuk itu, penyesuaian iuran menjadi solusi yang tidak bisa dihindari,” tutur Mahlil.
Rencana kenaikan iuran ini, meski masih dalam tahap pembahasan, diharapkan dapat membantu memperbaiki kondisi keuangan BPJS Kesehatan dan memastikan keberlanjutan pelayanan bagi seluruh peserta JKN di seluruh Indonesia.
Artikel Terkait
Inilah Kisi-kisi SKB Formasi Negosiator Perdagangan Ahli Pertama, Pelamar CPNS 2024 Wajib Tahu!
Ucapan Hari Ayah Ini Dijamin Bikin Ayah Kamu Menangis Haru dan Bangga! Happy Father’s Day! Kumpulan Ucapan Hari Ayah yang Bikin Hati Hangat dan Senyum
Dari Mana Asalnya Hari Ayah? Kisah Menarik di Balik Perayaan untuk Sosok Ayah Tersayang
Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat ke Donald Trump, Presiden AS Terpilih ke-47, Apa Pesan Penting untuk Hubungan Indonesia-AS?
India Menjadi Salah Satu Negara yang Diuntungkan dengan Kemenangan DOnald Trump, Ini Alasannya!
Bawa Angin Segar! Presiden Prabowo Dorong Investasi AS untuk Bantu Ekonomi Indonesia di Washington DC
Suasana Haru di Washington DC: WNI Menangis Bahagia Bertemu Presiden Prabowo, ‘We Love You, Pak!’
Ribuan Pengungsi Bertambah di Tengah Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Korban Jiwa dan Luka Semakin Banyak
Polsek Telagasari Lakukan Giat Pengaturan Lalu Lintas Perempatan Pasar
Harga Minyak Dunia Turun Drastis, Dipicu Perlambatan Ekonomi China dan Penguatan Dolar AS