INSIBERNEWS - Dewan Etik Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) akhirnya melakukan pemeriksaan kepada Poltracking dan LSI akibat adanya perbedaan signifikan survei elektabilitas Paslon Pilgub Jakarta.
Persepi melakukan pemeriksaan kepada lembaga survei Poltracking pada 29 Oktober.
Kemudian juga melakukan pemeriksaan kepada Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 28 Oktober 2024.
Baca Juga: BPOM Tarik Peredaran Jajan Anak Latiao Karena Terbukti Mengandung Bakteri Berbahaya
Dari hasil pemeriksaan ditemukan bahwa LSI sudah memenuhi standar pemeriksaan dan keterangan yang diberikan sudah sesuai standar.
Persepi kemudian menyatakan bahwa LSI telah melakukan survei sesuai SOP survei opini publik.
Sedangkan Poltracking tidak bisa memberikan kepastian data yang benar sehingga diragukan telah melakukan survei sesuai SOP.
Baca Juga: Mendikti Saintek: Alumni LPDP Bebas Berkarya di Luar Negeri, Tak Wajib Pulang ke Indonesia
Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (6/11/2024), menanggapi masalah tersebut, Direktur Poltracking Masduri Amrawi beri tanggapan.
Menurut Masduri Amrawi, Persepi dinilai tidak adil dalam menjelaskan perbedaan hasil survei LSI dan Poltracking.
Karena Persepi hanya menjelaskan pemeriksaan metode dan implementasi dari LSI dapat dianalisa dengan baik.
Baca Juga: Hary Tanoesoedibjo Nyatakan Dukungan untuk Trump, Saham MNC GROUP Naik Signifikan
Pihak Persepi tidak turut menjelaskan mengenai alasan kenapa metode dan implementasi LSI bisa dikatakan dapat dianalisa dengan baik.
Oleh karena itu Masduri Amrawi mengambil keputusan agar Poltracking keluar dari Persepi.
Artikel Terkait
Elektabilitas Paling Kecil, Luluk Nur Hamidah Singgung Politik Survei
LSI Lakukan Survei Elektabilitas Paslon Pilgub Jakarta 2024, Siapa Paling Tinggi?
Menurut Survei LSI, Begini Pengaruh Anies Baswedan di Pilgub DKI Jakarta 2024
Hasil Survei Elektabilitas Pilgub Jakarta 2024 Mengalami Perbedaan di LSI dan Poltracking, Kok Bisa?
Poltracking Dapat Sanksi Karena Hasil Survei Elektabilitas Paslon Pilgub Jakarta Dicurigai Kebenarannya