BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Indonesia, Kredit UMKM Tembus Rp1,105,70 triliun Hingga Akhir Triwulan III 2024

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Minggu, 3 November 2024 | 11:25 WIB
Menyokong Ekonomi Kerakyatan Indonesia, Kredit UMKM BRI Tembus Rp1,105,70 triliun Hingga Akhir Triwulan III 2024 (Istimewa)
Menyokong Ekonomi Kerakyatan Indonesia, Kredit UMKM BRI Tembus Rp1,105,70 triliun Hingga Akhir Triwulan III 2024 (Istimewa)

INSIBERNEWS, Jakarta - Perkuat komitmennya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI dukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan dengan akses pembiayaan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.

BRI berhasil menyalurkan kredit senilai Rp1.353,36 triliun hingga akhir Triwulan III 2024 atau tumbuh 8,21% secara year on year (yoy), dan dari total penyaluran kredit tersebut, 81,70% diantaranya atau sekitar Rp 1.105,70 triliun merupakan kredit kepada segmen UMKM.

Diungkapkan Sunarso selaku Direktur Utama BRI, segmen UMKM menjadi prioritas utama BRI dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Baca Juga: Berikut Sederet Drama Korea yang Tayang November, Mana yang Kamu Tunggu?

BRI Terus Berupaya Perkuat Ekonomi Kerakyatan Indonesia (Istimewa)

"BRI hadir untuk memperkuat UMKM sebagai pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Melalui pemberdayaan UMKM, BRI mengambil peran dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkeadilan," ujar Sunarso.

Pada kesempatan terpisah, Sunarso juga menyampaikan bahwa perseroan telah memiliki strategi dalam memberdayakan UMKM sehingga layak dilirik oleh perbankan dan mendapatkan pembiayaan.

“Sesungguhnya UMKM kita itu lebih membutuhkan edukasi daripada advokasi. Kenapa demikian? Kalau advokasi sebenarnya menempatkan UMKM di bawah. Di bawah bank, di bawah lembaga pembiayaan. Kalau diedukasi sebenarnya menempatkan UMKM sejajar dengan bank sebagai mitra,” ujar Sunarso.

Baca Juga: Resep Kue Bolu Pisang Tanpa Mixer, Bahan Sederhana Rasa yang Luarbiasa Lezat! Cocok untuk Pemula di Rumah

Sunarso, Direktur Utama BRI (Istimewa)

Menurut Sunarso terdapat lima hal yang perlu diedukasi kepada UMKM.

Pertama, tentang spirit atau semangat kewirausahaan. “Itu yang harus kita educate kepada UMKM. Karena pelaku UMKM sangat banyak sehingga masih beragam level-nya,” ujar Sunarso.

Kedua yaitu tentang kemampuan mereka melakukan administrasi dan manajerial. Menurut Sunarso ini merupakan pekerjaan rumah yang penting. Sebab kedua hal tersebut masih merupakan area yang sangat luas untuk dikerjakan.

Ketiga, tentang aksesibilitas UMKM terhadap informasi, pasar, teknologi dan pendanaan. “Itu juga penting,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X