Karakter Najwa Shihab Diserang Secara Brutal di TikTok Pasca Peringatan Darurat: Dari Ujaran Rasis hingga Pelecehan

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Senin, 28 Oktober 2024 | 16:05 WIB
Najwa Shihab Hadapi Serangan Hebat Pasca Peringatan Darurat (foto: Istimewa)
Najwa Shihab Hadapi Serangan Hebat Pasca Peringatan Darurat (foto: Istimewa)

INSIBERNEWS -Najwa Shihab, sosok jurnalis yang kritis dan disegani, belakangan menjadi target serangan karakter yang masif, terutama di media sosial TikTok.

Sejak munculnya beberapa peringatan darurat terkait berbagai isu nasional, serangan terhadap Najwa semakin meningkat.

Komentar-komentar di TikTok-nya penuh dengan ujaran rasis, pelecehan, bahkan pertanyaan-pertanyaan yang dimaksudkan untuk menyudutkan,

seolah-olah ada upaya untuk melemahkan atau bahkan mematikan karakternya sebagai figur publik yang lantang berbicara.

 Baca Juga: Tiga Tahun Tertekan: Istri Oknum Polisi Ungkap Kekerasan dalam Rumah Tangga!

Belakangan, serangan ini semakin menggila, terutama setelah istilah “nebeng” mulai dihembuskan oleh beberapa pihak.

Bagi Najwa, yang dikenal tidak pernah gentar untuk mengangkat isu-isu penting, situasi ini terasa ironis.

Bayangkan, Mbak Nana, jurnalis yang dikenal kritis ini, sampai harus turun tangan menjawab komentar-komentar negatif, bahkan membuat video tanggapan di TikTok.

 Baca Juga: Kementerian Kesehatan Terbitkan Surat Edaran Wajib Registrasi Grup PPDS untuk Cegah Perundungan

Yang lebih menyedihkan adalah, di platform yang seharusnya bisa menjadi ruang diskusi sehat ini, ujaran kebencian kerap kali merajalela.

Bukan hanya kritik, tetapi banyak yang menyerangnya dengan cara yang kasar dan rasis.

Bahkan, di salah satu komentar yang viral di akun X @convomf, seorang netizen mencurahkan keprihatinannya:

“Plis sender, marah banget netizen aplikasi itu. Udah guru honorer dibilang ilegal, sekelas Najwa Shihab dibunuh karakternya, malah statementnya Nikmir dijadiin rujukan hidup”.

 Baca Juga: Pembekuan BEM FISIP Dicabut, Mahasiswa Siap Suarakan Aspirasi Menjaga Marwah Akademik

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X