Mentan Amran Rencana Impor 1,8 Juta Ton Susu Sapi Dari Vietnam Untuk Program Makan Gratis

Photo Author
- Jumat, 25 Oktober 2024 | 16:04 WIB
Mentan Amran Rencana Impor 1,8 Juta Ton Susu Sapi Dari Vietnam Untuk Program Makan Gratis (Photo : sahabatyatim.com)
Mentan Amran Rencana Impor 1,8 Juta Ton Susu Sapi Dari Vietnam Untuk Program Makan Gratis (Photo : sahabatyatim.com)

INSIBERNEWS - Dalam upaya memenuhi kebutuhan susu untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengumumkan rencana untuk mengimpor 1,8 juta ton susu sapi dari Vietnam.

Namun, detail mengenai calon investor dari Vietnam yang akan menyediakan pasokan susu tersebut belum diungkapkan.

Baca Juga: Kapal China Kembali Usik Laut Natuna Utara Indonesia, Ujian Awal Prabowo

"Kita mengundang investor dari Vietnam yang bersedia memproduksi susu sebanyak 1,8 juta ton. Dari total kebutuhan susu domestik yang mencapai 3,7 juta ton, artinya hampir separuhnya akan kita penuhi dari impor ini. Kami akan mengawal proses ini dengan serius," tegas Amran dalam pernyataannya.

Mentan Amran juga menjelaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya bergantung pada susu impor, tetapi juga dapat didukung oleh program pekarangan pangan bergizi.

Baca Juga: Video Viral! Trotoar di Matraman Dikuasai Pelanggar Lalu Lintas, Pejalan Kaki Dimaki Saat Berjalan di Jalur Mereka Sendiri

Konsep ini mendorong setiap rumah tangga untuk dapat memenuhi kebutuhan gizi mereka sendiri dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam.

"Program ke depan akan fokus pada pembagian benih dan bibit unggul kepada masyarakat. Dengan cara ini, setiap rumah dapat menanam sayuran, umbi-umbian, serta memelihara ternak seperti ayam, bebek, dan ikan lele di pekarangan mereka," jelasnya.

Baca Juga: Kabinet Merah Putih Gelar Retreat di Akmil Magelang

Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan dan gizi masyarakat, serta mengurangi ketergantungan pada pasokan luar negeri.

Dengan mendorong keluarga untuk bercocok tanam di rumah, diharapkan mereka dapat memperoleh sumber protein, karbohidrat, dan vitamin dari hasil panen sendiri.

Baca Juga: Israel Kembali Serang Pengungsian di Gaza, 17 Orang Tewas

Melalui program ini, pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap makanan bergizi, sambil tetap memperhatikan kebutuhan susu yang tinggi.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat Indonesia.

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X