INSIBERNEWS - Badai Tropis Trami, yang dikenal oleh masyarakat setempat sebagai badai Kristine, telah menyebabkan kerusakan yang sangat besar di Filipina.
Hingga kini, sedikitnya 26 orang dilaporkan tewas, sementara lebih dari 150.000 orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka.
Baca Juga: Penjualan Kendaraan Listrik Melonjak, China Jadi Pemimpin Pasar Global
Hujan lebat yang dibawa oleh badai ini memicu banjir dan tanah longsor, dengan dampak paling parah dirasakan di pulau utama Luzon, terutama di wilayah pegunungan utara Cordillera dan kawasan Bicol di bagian tengah negara.
Dengan kecepatan angin maksimum mencapai 95 km/jam, badai ini terus bergerak ke arah barat menuju Laut China Selatan.
Pihak berwenang telah mengeluarkan peringatan serius mengenai kemungkinan hujan deras yang berkelanjutan, banjir, tanah longsor, dan gelombang badai di beberapa provinsi di utara.
Baca Juga: Mahkamah Agung Batalkan Putusan Bebas Ronald Tannur, Vonis Lima Tahun Penjara untuk Penganiayaan!
Di Kota Naga, yang terletak di wilayah Bicol, 14 orang dilaporkan meninggal dunia akibat tanah longsor yang dipicu oleh hujan deras.
Sebagai langkah pencegahan, pemerintah Filipina telah memutuskan untuk menutup sekolah dan bisnis di sepanjang jalur badai.
Penutupan ini bertujuan untuk meminimalisir risiko lebih lanjut yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terus berlanjut.
Baca Juga: IMF Peringatkan Dampak Negatif Kebijakan Tarif Perdagangan Trump Terhadap Pertumbuhan Global
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk keselamatan yang diberikan.
Situasi ini menyoroti betapa rentannya wilayah tersebut terhadap dampak perubahan iklim dan cuaca ekstrem.
Dalam beberapa tahun terakhir, Filipina sering kali menghadapi badai tropis yang menghancurkan, menyebabkan kerugian besar baik dalam hal nyawa maupun harta benda.
Artikel Terkait
Siswa SD Titip Surat Doa untuk Prabowo dan Gibran dalam Program Makan Bergizi
Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Ungkap Anggaran Minim: Dulu Rp5,4 Triliun, Kini Hanya Rp92 Miliar!
Presdir BCA Harap Pemerintahan Prabowo-Gibran Dukung Sektor Perbankan
Metamorfosis Teras Modern Minimalis, Visual Estetik yang Menawan di Setiap Sudut
Penjualan Kendaraan Listrik Melonjak, China Jadi Pemimpin Pasar Global
Mahkamah Agung Batalkan Putusan Bebas Ronald Tannur, Vonis Lima Tahun Penjara untuk Penganiayaan!
Usai Viral Karena Uang Donasi, Agus Ungkap Dirinya Tersiksa
Balkon Estetik Minimalis, Inspirasi Visual untuk Gaya Hidup Urban yang Sederhana
IMF Peringatkan Dampak Negatif Kebijakan Tarif Perdagangan Trump Terhadap Pertumbuhan Global
Prabowo Segera Teken Perpres Pemutihan Utang: Langkah Prabowo untuk Bantu 6 Juta Petani dan Nelayan