INSIBERNEWS, Purwakarta - Anggota Polsek Cibatu turut berpartisipasi dalam acara penutupan Jambore Santri Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Purwakarta yang digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2024.
Acara ini berlangsung pada hari Rabu, 23 Oktober 2024, di Kampung Kahuripan Cirangkong Desa Cirangkong Kec. Cibatu-Purwakarta.
Giat ini dihadiri oleh 1512 siswa-siswi dari 63 Madrasah Ibtidaiyah yang tersebar di Kabupaten Purwakarta.
Kapolsek Cibatu AKP Feri Kurniawan melalui anggota untuk memberikan dukungan dan menjaga keamanan selama berlangsungnya acara. Beliau menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan Jambore Santri yang dianggap sangat positif untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan para santri.
Jambore Santri tahun ini merupakan ajang bagi para siswa-siswi untuk berkumpul, berkompetisi dalam berbagai perlombaan, serta mempererat persaudaraan di antara mereka.
Acara penutupan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan seperti pentas seni, lomba-lomba antar Madrasah, dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba. Selain itu, Polsek Cibatu juga memberikan penyuluhan terkait pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Baca Juga: Kilas Balik Kasus Pelanggaran HAM Berat 1998 yang Tidak Diakui oleh Menko Yusril
Selain memberikan dukungan keamanan, Polsek Cibatu juga mengadakan sosialisasi kepada para siswa-siswi dan guru madrasah terkait pentingnya menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat dan sekolah. Sosialisasi ini bertujuan untuk membangun kesadaran akan peran penting dalam menjaga perdamaian dan ketertiban di lingkungan mereka.
Artikel Terkait
Rupa Teras dan Balkon yang Memukau dengan Desain Minimalis Modern Terbaru
Persamaan Gibran Rakabuming dan Mayor Teddy, Sama-sama Ubah Aturan Agar Dapat Posisi Strategis?
Polres Subang Gelar Program Makan Siang Gratis, Ratusan Pelajar SD Terlihat Antusias
Moment Hari Pangan Sedunia Ke-44 2024, Polres Purwakarta Gelar Baksos Bagi Sembako
Dampak Positif Pendampingan BRI dan Manfaat Desa BRILiaN Dirasakan Langsung Oleh UMKM Ubi Jalar Ini
Bertentangan dengan Jokowi, Menko Yusril Tidak Akui Tragedi 1998 Merupakan Pelanggaran HAM Berat
Kini Kemendikbudristek Dipecah Jadi 3 Kementerian, Siapa Saja Menteri di Baliknya?
Kilas Balik Kasus Pelanggaran HAM Berat 1998 yang Tidak Diakui oleh Menko Yusril
Optimalkan Daya Tarik Wisata dan Potensi Pertanian Sukasari, Pemkab Purwakarta Gelar kegiatan Panen Cabai
Soal Foto Syur Abidzar Alghifari, Pakar Telematika Abimanyu Wahjoewidayat Sebut Wajah Diduga Abidzar Bukan Tempelan