Baca Juga: Top Skor BRI Liga 1 2024-2025: Ada Privat dari Bali United dengan 5 Gol
“Saat menjabat sebagai Menteri Hak dan HAM, saya sudah membentuk pengadilan HAM ad hoc dan pengadilan HAM konvensional,” tuturnya.
Perlu dicatat, kerusuhan Mei 1998 adalah salah satu episode kelam dalam sejarah pelanggaran HAM di Indonesia.
Peristiwa tersebut melibatkan kerusuhan yang memiliki nuansa suku, ras, dan antar-golongan, serta kejahatan seksual terhadap perempuan.
Baca Juga: Menteri Perdagangan Dukung UMKM Indonesia Masuki Pasar Internasional
Komnas HAM sendiri telah menyatakan bahwa kerusuhan tersebut merupakan kasus pelanggaran HAM berat yang belum terselesaikan, menjadi salah satu ‘utang’ dalam penyelesaian kasus-kasus HAM di masa lalu.
Pernyataan Yusril ini tentunya kembali memunculkan perdebatan mengenai penanganan kasus-kasus pelanggaran HAM di Indonesia, serta perlunya tindakan lebih lanjut untuk menuntaskan masa lalu yang kelam.
Artikel Terkait
Dilantik Menjadi Wamen PPPA, Veronica Tan Didampingi Sosok Ganteng Ini!
Jadwal BRI Liga 1 2024 Pekan Kesembilan: Ada Arema FC vs Persija Jakarta hingga Persebaya Surabaya vs PSM Makassar
Perjalanan Persib Bandung di BRI Liga 1 2024: Belum Tersentuh Kekalahan dan Paling Produktif
Bukan Semen Padang, Klub Ini Belum Raih Kemenangan di BRI Liga 1 2024: Bisa Tebak?
Top Skor BRI Liga 1 2024-2025: Ada Privat dari Bali United dengan 5 Gol
OJK Cabut Izin Usaha Investree: Langkah Tegas di Tengah Masalah Gagal Bayar
Tidak Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, Begini Respon Raffi Ahmad: Aku Nggak....
Menteri Perdagangan Dukung UMKM Indonesia Masuki Pasar Internasional
Penemuan Cadangan Nikel Baru di Papua Nugini Tekan Harga Komoditas, Saham Harita Nickel Tetap Menjanjikan
Indonesia Tegaskan Komitmen Untuk Dukung Kemerdekaan Palestina