Baca Juga: NATO Gelar Latihan Nuklir 'Steadfast Noon' di Eropa: Pesan Tegas untuk Ancaman Global
Serangan ini merupakan yang ketujuh kalinya yang ditujukan pada RS Al Aqsa sejak Israel meluncurkan agresi di Gaza pada Oktober 2023.
Akibat konflik ini, lebih dari 42.000 jiwa di Palestina telah melayang, sementara banyak fasilitas kesehatan hancur, menciptakan krisis kemanusiaan yang semakin mendalam.
Kondisi ini memperlihatkan betapa rumit dan tragisnya situasi yang dihadapi warga sipil di Jalur Gaza, yang terus berjuang untuk bertahan hidup di tengah serangkaian serangan yang tak kunjung reda.
Artikel Terkait
Demi Buktikan Dugaan Nikita Telantarkan Lolly, Pengacara Vadel Siapkan Dua Saksi
Satu Tahun Sejak Serangan Hamas ke Israel, Gencatan Senjata Penuh Masih Belum Jelas Kepastiannya
Ramai Kasus Balita Dicekoki Obat Penggemuk oleh Babysitter, Begini Cara Menambah Berat Badan pada Anak Menurut Ahli
Warga Israel Berbondong-bondong Emigrasi, Hindari Konflik Dengan Gaza
NATO Gelar Latihan Nuklir 'Steadfast Noon' di Eropa: Pesan Tegas untuk Ancaman Global
Berkat Pemberdayaan BRI, Pengusaha Jambu di Kudus Sukses Kembangkan Usaha
Seorang Polisi Dipecat Karena Berhasil Ungkap Kasus BBM Ilegal, Polda NTT Berdalih…
Prabowo Subianto Siapkan Insentif Pajak Untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Di Masa Jabatannya
Jalin Keakraban, Bhabinkamtibmas Polsek Bungursari Sambangi Staff Desa di Tengah Aktivitas Harian
Tidak Ada Bantuan Makanan Masuk ke Gaza Sejak Oktober, 1 Juta Orang Berisiko Kelaparan