62 Persen Anggota DPR Berusia Muda Ternyata Terafiliasi DInasti Polistik, Apa Dampaknya?

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Minggu, 6 Oktober 2024 | 10:01 WIB
Larasati Moriska dan Annisa MA Mahesa merupakan anggota DPR muda yang terafiliasi dinasti politik (Instagram @matanajwa)
Larasati Moriska dan Annisa MA Mahesa merupakan anggota DPR muda yang terafiliasi dinasti politik (Instagram @matanajwa)

INSIBERNEWS - Setelah Calon Legislatif (Caleg) dilantik menjadi anggota DPR, ternyata terdapat 137 anggota yang berusia muda.

Jumlah tersebut merupakan 18,7% dari seluruh anggota DPR yang ada saat ini. Anggota DPR yang berusia muda meliputi anggota dengan umur kurang dari 40 tahun.

Menariknya, ternyata 62% dari anggota DPR yang terhitung muda ini terafiliasi dengan dinasti politik.

Baca Juga: Terseret Skandal P Diddy, Instagram Beyonce Banjir Hujatan Warganet dan Kehilangan Jutaan Followers

Dilansir INsibernews dari akun Instagram @najwashihab (6/10/2024), beberapa contoh anggota DPR muda yang terafiliasi dengan dinasti politik adalah Larasati Moriska (22).

Larasati Moriska merupakan anak dari Ketua DPRD Kabupaten Nunukan periode 2009-2014 yaitu Nardi Azis.

Kemudian ada Annisa MA Mahesa (23) yang merupakan anak dari almarhum Desmond J Mahesa, yaitu anggota DPR fraksi Partai Gerindra.

Baca Juga: Bercerai Untuk Keempat Kalinya, Pinkan Mambo Ungkap Terlalu Cepat Menikah dengan Arya Khan

Meskipun diharapkan membawa perspektif baru dan inovasi, keterkaitan ini sering kali mengundang kritik.

Salah satu dampak utamanya adalah terhambatnya regenerasi politik yang sehat.

Anggota muda yang berasal dari dinasti cenderung lebih mengandalkan nama besar keluarga daripada kemampuan pribadi, sehingga mengurangi peluang bagi individu lain yang mungkin lebih kompeten namun tidak memiliki latar belakang serupa.

Baca Juga: Apakah Menguap Menular? Intip Penjelasannya Disini

Selain itu, keterlibatan dinasti politik dapat memperkuat budaya patronase.

Anggota DPR muda ini mungkin lebih loyal kepada kepentingan keluarga atau partai ketimbang kepada konstituen mereka, yang dapat mengarah pada pengabaian aspirasi masyarakat.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X