Dilansir INsibernews dari akun Instagram @narasinewsroom (3/10/2024), Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal berpendapat bahwa deflasi terjadi karena daya beli yang lemah.
“Karena faktor demand, ini banyak indikasinya yang lebih mengarah lebih kuat ke sana,” ujar Mohammad Faisal.
Baca Juga: Dengan Mata Sembab, Ridwan Kamil Tak Terima Dituding Raih Simpati Publik dari Kematian Anak
Sebagai ekonom, Mohammad Faisal menyampaikan bahwa deflasi yang kurang sehat terjadi karena lemahnya daya beli meskipun barang yang ada di pasokan cukup.
“Jadi walaupun mungkin pasokan barang itu cukup, tapi kalau pada saat yang sama demand itu melemah turun, nah ini yang kita khawatirkan justru malah mendorong deflasi yang kurang sehat,” ungkap Mohammad Faisal.***
Artikel Terkait
Mengenal Ideologi Ekonomi: Apa Saja Jenis Ideologi Ekonomi?
KPH Perhutani Purwakarta Resmikan Destinasi Wisata Bunihayu Forest, Tingkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat
Waduh! Ada Ancaman Serius Ekonomi Indonesia Jelang Akhir Masa Jabatan Jokowi
Perbedaan Tingkat Ekonomi di Indonesia: Dari Golongan Miskin hingga Kelas Atas
Dampak Inflasi Bagi Masyarakat: Tantangan Ekonomi yang Dihadapi Setiap Hari