INSIBERNEWS - Bernadya, penyanyi yang sedang naik daun mendapatkan pengalaman yang tidak nyaman karena banyak netizen tidak bertanggung jawab yang beri komentar berbau pelecehan pada unggahannya.
Karena tidak merasa nyaman dengan komentar berbau pelecehan yang ditulis oleh netizen, Bernadya memutuskan untuk menutup kolom komentar.
Bahkan kini unggahan Bernadya tersebut sudah ia hapus karena netizen yang lakukan komen berbau pelecehan dinilai sebagai Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO).
Baca Juga: ITB Buka Suara Soal Mahasiswa yang Dapat Keringanan UKT tapi Wajib Kerja Paruh Waktu
KBGO merupakan bentuk kekerasan yang terjadi di ranah digital, yang menargetkan individu berdasarkan identitas gender mereka.
KBGO dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti pelecehan seksual, ancaman, penyebaran informasi pribadi tanpa izin (doxing), hingga penyebaran konten seksual tanpa persetujuan (revenge porn).
Kekerasan ini tidak hanya merusak di dunia maya, tetapi juga memiliki dampak serius di dunia nyata bagi para korban.
Baca Juga: Perdana! IKN Mendapat Investor Asing yang Tanam Modal hingga Rp1,15 Triliun
Dampak Psikologis
KBGO dapat menyebabkan trauma psikologis yang mendalam bagi korban.
Pelecehan atau ancaman yang diterima melalui media sosial atau platform digital dapat menimbulkan rasa takut, cemas, dan tidak aman.
Korban sering kali merasa terisolasi, malu, atau bahkan bersalah atas kekerasan yang dialaminya.
Baca Juga: Harga Beras di Indonesia Tercatat Termahal di ASEAN, Kepala BAPANAS Sebut Itu Jebakan
Kondisi ini dapat memicu gangguan mental seperti depresi, kecemasan, hingga post-traumatic stress disorder (PTSD).
Artikel Terkait
Waspada! Kenali Hal-hal Berikut Ini Merupakan Bentuk Pelecehan Seksual
Kasus Dugaan Pelecehan oleh Oknum Guru di Gorontalo, Video Viral Memicu Penyelidikan Polisi
Viral: Penari Joged Bumbung Bali Dicium Pria Tak Dikenal, Dikecam Sebagai Pelecehan
Geram! Bernadya Beri Tanggapan Mengenai Komentar Netizen Berbau Pelecehan pada Unggahannya
Heboh Bernadya Mendapatkan Kekerasan Berbasis Gender Online Berupa Pelecehan, Apa Itu?