Bernadya Kena Pelecehan, Ternyata Ini Dampak dari Kekerasan Berbasis Gender Online

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Selasa, 1 Oktober 2024 | 12:08 WIB
Ada dampak serius dari Kekerasan Berbasis Gender Online dengan salah satu korban yaitu Bernadya (Instagram @bernadyaribka)
Ada dampak serius dari Kekerasan Berbasis Gender Online dengan salah satu korban yaitu Bernadya (Instagram @bernadyaribka)

INSIBERNEWS - Bernadya, penyanyi yang sedang naik daun mendapatkan pengalaman yang tidak nyaman karena banyak netizen tidak bertanggung jawab yang beri komentar berbau pelecehan pada unggahannya.

Karena tidak merasa nyaman dengan komentar berbau pelecehan yang ditulis oleh netizen, Bernadya memutuskan untuk menutup kolom komentar.

Bahkan kini unggahan Bernadya tersebut sudah ia hapus karena netizen yang lakukan komen berbau pelecehan dinilai sebagai Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO).

Baca Juga: ITB Buka Suara Soal Mahasiswa yang Dapat Keringanan UKT tapi Wajib Kerja Paruh Waktu

KBGO merupakan bentuk kekerasan yang terjadi di ranah digital, yang menargetkan individu berdasarkan identitas gender mereka.

KBGO dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti pelecehan seksual, ancaman, penyebaran informasi pribadi tanpa izin (doxing), hingga penyebaran konten seksual tanpa persetujuan (revenge porn).

Kekerasan ini tidak hanya merusak di dunia maya, tetapi juga memiliki dampak serius di dunia nyata bagi para korban.

Baca Juga: Perdana! IKN Mendapat Investor Asing yang Tanam Modal hingga Rp1,15 Triliun

Dampak Psikologis

KBGO dapat menyebabkan trauma psikologis yang mendalam bagi korban.

Pelecehan atau ancaman yang diterima melalui media sosial atau platform digital dapat menimbulkan rasa takut, cemas, dan tidak aman.

Korban sering kali merasa terisolasi, malu, atau bahkan bersalah atas kekerasan yang dialaminya.

Baca Juga: Harga Beras di Indonesia Tercatat Termahal di ASEAN, Kepala BAPANAS Sebut Itu Jebakan

Kondisi ini dapat memicu gangguan mental seperti depresi, kecemasan, hingga post-traumatic stress disorder (PTSD).

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X