INSIBERNEWS - Dua anggota polisi terkena siraman air keras oleh remaja yang sedang melakukan aksi tawuran pada Sabtu (21/9/2024).
Tim Patroli perintis Polda Metro Jaya berniat membubarkan aksi tawuran yang terjadi di Jalan Joglo Raya Kembangan Jakarta Barat, namun 2 orang polisi kena air keras dari pelaku tawuran.
Setelah 2 anggota polisi terkena air keras pada muka, tangan dan kaki mereka, lalu pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dan penelusuran untuk menangkap pelaku penyiraman air keras.
Baca Juga: Kemenkeu Ungkap Ekspor Pasir Laut Untuk Penerimaan Negara Berpotensi Capai Triliunan Rupiah
Air keras, atau zat kimia dengan sifat korosif yang kuat seperti asam sulfat dan asam nitrat, sangat berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan.
Kontak langsung dengan air keras dapat menyebabkan luka bakar serius pada kulit, jaringan, dan mata.
Jika terpapar, kulit bisa melepuh, terbakar, bahkan menyebabkan kerusakan jaringan yang dalam.
Bahaya lebih besar terjadi jika air keras mengenai mata, karena dapat mengakibatkan kebutaan permanen.
Selain dampak fisik, menghirup uap dari air keras juga sangat berbahaya. Uapnya dapat merusak saluran pernapasan, menyebabkan iritasi, batuk, hingga kerusakan paru-paru jika terhirup dalam jumlah besar.
Penggunaan air keras juga berbahaya bagi lingkungan, terutama jika dibuang sembarangan, karena dapat mencemari tanah dan air, serta mengancam ekosistem lokal.
Air keras sering disalahgunakan dalam tindakan kejahatan, seperti serangan fisik yang menyebabkan kerusakan permanen pada korban.
Artikel Terkait
Tragis! Ditemukan 9 Mayat Remaja Terapung di kali Cileungsi, Bekasi, Niat Mau Tawuran
Ridwan Kamil - Suswono akan Atasi Maraknya Tawuran dengan Car Free Night, Bagaimana Caranya?
Upaya Atasi Tawuran Pelajar, Polsek Tirtajaya Laksanakan Giat Binluh SMKN 1 Tirtajaya
Sadis! 2 Polisi Kena Air Keras Saat Bubarkan Tawuran di Jakarta Barat
Marak Tawuran Remaja yang Rugikan Lingkungan Sekitar, Sebenarnya Apa Penyebab Aksi Ini?