INSIBERNEWS - Jelang Pilgub Jakarta 2024, Lembaga Survei Indonesia (LSI) lakukan survei elektabilitas Pasangan Calon (Paslon) yang sudah mendaftarkan diri.
Paslon di Pilgub Jakarta adalah Ridwan Kamil-Suswono, Pramono Anung-Rano Karno, dan Dharma-Kun.
LSI melakukan survei elektabilitas Paslon Pilgub Jakarta kepada 1.200 orang pada 6-12 September 2024.
Baca Juga: Pasukan Israel Membunuh Puluhan Orang di Gaza Palestina saat Tank-Tank Masuki Rafah
Dilansir InsiberNews dari Survei LSI (22/9/2204), ada 5 pilihan dalam survei yaitu Ridwan Kamil-Suswono, Pramono Anung-Rano Karno, Dharma-Kun, tidak memilih/golput, dan tidak tahu/tidk jawab (TT/TJ).
Paslon Ridwan Kamil-Suswono menduduki posisi paling atas dengan elektabilitas sebesar 51,8%.
Selanjutnya di posisi kedua adalah Paslon Pramono Anung-Rano Karno dengan elektabilitas sebesar 28,4%.
Baca Juga: Pasukan Israel Membunuh Puluhan Orang di Gaza Palestina saat Tank-Tank Masuki Rafah
Sedangkan Paslon Dharma Pongrekun-KUn Wardana memiliki elektabilitas sebesar 3,2% saja.
Elektabilitas Dharma-Kun bahwa lebih rendah dibandingkan dengan pemilih yang akan golput yaitu sebesar 3,9%.
Adapun warga Jakarata yang masih belum mengetahui akan memilih siapa yaitu sebesar 12,8 %.
Baca Juga: Serangan Israel ke Sekolah di Jalur Gaza: 22 Warga Palestina Tewas
Menariknya, Paslon Ridwan Kamil-Suswono unggul di semua wilayah Jakarta yang meliputi Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.
Survei elektabilitas memainkan peran krusial bagi Paslon dalam Pilkada karena survei membantu Paslon memahami posisi mereka di mata pemilih.
Artikel Terkait
Ramai Gerakan Coblos Semua Paslon di Pilgub Jakarta, Apa Alasannya?
Waduh! KPU Ancam Orang yang Lakukan Gerakan Coblos Semua pada Pilgub Jakarta, Bisa Dipidana?
Pakar Ungkap KPU Tak Bisa Pidana Orang yang Lakukan Gerakan Coblos Semua di Pilgub Jakarta, Kenapa?
Blak-blakan! Tanggapan Anies Baswedan Soal Gerakan Anak Abah Coblos Semua Paslon di Pilgub Jakarta
Menarik! Elektabilitas Ridwan Kamil di Pilgub Jakarta Turun Drastis jika Anies Baswedan Lakukan Ini