Dampak positif lainnya adalah stabilitas nilai tukar. Penurunan suku bunga dapat menarik arus investasi asing langsung (FDI), yang mendukung penguatan nilai tukar rupiah.
Baca Juga: Keren! Prabowo Miliki Impian untuk Bentuk Kabinet Zaken, Apa Itu?
Stabilitas nilai tukar penting untuk menciptakan kepercayaan investor, baik domestik maupun asing.
Dilansir InsiberNews dari akun Instagram @ngomonginuang (19/9/2024), pada Rabu (18/9/2024), BI menurunkan suku bunga sebesar 25 poin. Yaitu dari 6,25% menjadi 6,00%.
Beberapa jam setelah BI menurunkan suku bunga, The Fed juga memangkas suku bunga sebesar 50 poin, dari 5,25-5,50% menjadi 4,75-5,00%.***
Artikel Terkait
Mengapa Milenial dan Gen Z Lebih Memilih Bank Digital Dibandingkan Bank Tradisional?
Mengapa Bisnis Kecil dan Freelancer Harus Mulai Menggunakan Bank Digital?
Cara Mengoptimalkan Pengelolaan Keuangan Menggunakan Bank Digital
Tren Bank Digital di Indonesia: Apakah Masa Depan Perbankan Sudah Berubah?
Keamanan Data di Bank Digital: Tips Melindungi Informasi Pribadi dan Finansialmu