INSIBERNEWS - Warga Jakarta yang merupakan pendukung Anies Baswedan saat ini memiliki julukan Anak Abah. Mereka membuat gerakan coblos semua Paslon di Pilgub Jakarta nanti.
Gerakan coblos semua Paslon di Pilgub Jakarta nanti dilakukan sebagai bentuk protes.
Yang pertama adalah karena Anies Baswedan yang menjadi idola warga Jakarta tidak bisa maju Pilgub Jakarta.
Baca Juga: Dilanda Krisis Tenaga Kerja, Jepang Nyaris 30 Persen Populasi Warganya berusia Lansia
Kemudian alasan yang kedua adalah karena Paslon yang sudah melakukan pendaftaran untuk mengikuti Pilgub Jakarta dinilai tidak sesuai dengan aspirasi warga.
Oleh karena itu ramai terdengar gerakan coblos semua Paslon di Pilgub Jakarta.
Aksi protes ini dilakukan agar nantinya surat suara mereka dinilai tidak sah. Gerakan coblos semua Paslon sebenarnya mirip dengan golput.
Baca Juga: Sempat Divonis Hidup Sisa 6 Bulan, Begini Cerita Kim Woobin Saat Derita Kanker Nasofaring
Hanya saja jika golput, warga lebih memilih untuk tidak menghadiri TPU, atau menghadiri TPU tetapi tidak mencoblos siapapun di kotak suara.
Namun jika golput dilakukan dikhawatirkan surat suara yang masih kosong akan digunakan dengan tidak bertanggung jawab.
Menanggapi ramainya gerakan coblos semua Paslon di PIlgub Jakarta, Anies Baswedan buka suara menyampaikan pendapatnya.
Baca Juga: Semburan Air Hitam Muncul di Citarum, DLHK Karawang: itu fenomena biasa
Dilansir InsiberNews dari kanal YouTube Refly Harun (19/9/2024), menurut Anies Baswedan, apa yang dilakukan oleh warga Jakarta ini merupakan hak dan pilihan mereka.
Artikel Terkait
Sahroni Tepis Anggapan, Batal Jadi Timses RK-Suswono di Pilgub Jakarta, Karena Retaknya Hubungan Nasdem dan KIM Plus
Suaranya Diperebutkan di Pilgub Jakarta, Apakah Jakmania Butuh Tawaran dari Paslon?
Ramai Gerakan Coblos Semua Paslon di Pilgub Jakarta, Apa Alasannya?
Waduh! KPU Ancam Orang yang Lakukan Gerakan Coblos Semua pada Pilgub Jakarta, Bisa Dipidana?
Pakar Ungkap KPU Tak Bisa Pidana Orang yang Lakukan Gerakan Coblos Semua di Pilgub Jakarta, Kenapa?