INSIBERNEWS - Partai politik yang akan berpartisipasi di dalam Pilkada mendatang seharusnya memiliki kedaulatan, namun menurut Anies Baswedan tidak demikian.
Karena menurut Anies Baswedan ada intervensi kekuasaan yang mempengaruhi partai-partai politik jelang Pilkada.
Sehingga Anies Baswedan menilai bahwa partai politik tidak memiliki kedaulatan untuk menentukan calonnya sendiri.
Baca Juga: Apa Itu Kecerdasan Interpersonal dan Bagaimana Ciri-Ciri Utamanya
Anies Baswedan sendiri yang semula didukung oleh PKB, Nasdem dan PKS pada Pilpres 2024 kini harus kehilangan dukungan dari partai-partai tersebut di Pilkada.
Dilansir InsiberNews dari kanal YouTube Najwa Shihab (3/9/2024), Anies Baswedan mengungkapkan bahwa benar ada intervensi kekuasaan di balik partai-partai politik.
Hal tersebut diketahui oleh Anies Baswedan dari pimpinan-pimpinan partai yang semula mendukungnya.
Baca Juga: Yeay! Aespa Akan Gelar Meet and Greet di Jakarta pada November Mendatang
Para pemimpin partai ini menyampaikan terang-terangan kepada Anies bagaimana situasi politik mereka saat ini.
Sehingga tidak bisa mengusung Anies Baswedan pada Pilkada Jakarta. Bahkan situasi politik yang dihadapi oleh partai politik pada saat menjelang Pilkada lebih rumit dibanding dengan pada saat Pilpres.
“Bahwa pimpinan partai seperti PKS, seperti Nasdem, seperti PKB menceritakan apa adanya atas situasi yang dihadapi,” ungkap Anies Baswedan.
Baca Juga: Tukin Pegawai Komnas HAM Dinaikkan Jokowi, Bagaimana dengan Pimpinannya?
“Dan lebih rumit daripada Pilpres yang mereka hadapi karena itu saya sampaikan, saya hormati keputusan untuk tidak mengusung. Karena mereka berhadapan dengan situasi yang tidak sederhana,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Sulit Mendapat Dukungan dari Partai, Anies Baswedan Berencana Membuat Partai Politik Sendiri
Diusulkan untuk Masuk Partai Politik, Ini Jawaban Menohok Anies Baswedan
4 Fakta Unik Anies Baswedan yang Dikabarkan Bikin Partai Baru, Penerima Tongkat Cakra Pangeran Diponegoro
Alasan Anies Baswedan Ingin Buat Partai Baru, Ingin Muluskan Langkahnya Jadi Capres 2029?
Tolak Maju Pilkada Jawa Barat, Anies Baswedan : Saya Tidak Mau Jadi Calon Drop-dropan