“Sebetulnya kita menerima undangan, tawaran untuk ikut dalam kontestasi Pilgub Jawa Barat,” ujar Anies Baswedan.
“Kita apresiasi sekali ajakan ini, panggilan ini tapi dengan mempertimbangkan berbaga faktor, kami putuskan untuk tidak mengikuti kontestasi di Jawa Barat,” lanjutnya.
Baca Juga: Buatkan Kue Ulang Tahun Untuk Kamari, Jennifer Coppen Dipuji dan didoakan Netizen
Di sisi lain, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono mengungkapkan adanya kendala besar Anies Baswedan jika maju Pilkada Jawa Barat.
Disebutkan bahwa pihak yang tidak menyetujui Anies Baswedan ikut Pilkada Jawa Barat adalah pihak Mulyono.
Kita ketahui bahwa nama Mulyono saat ini sering diperbincangkan karena nama tersebut merupakan nama kecil Presiden Jokowi.
Baca Juga: Rahasia Membuat Pupuk Organik Sendiri agar Tanaman Cepat Tumbuh dan Subur!
Namun karena sakit-sakitkan maka nama Mulyono diganti menjadi Joko Widodo (Jokowi)
Biasanya nama Mulyono digunakan untuk para pihak yang sedang mengkritik Presiden Jokowi.
"Pak Anies dari kemarin kami tawari sampai mengerucut sore hari tadi. Kenapa gagal? Kita menghadapi tantangan yang sangat besar,” ungkap Ono Surono.
“Tangan-tangan yang tidak menyetujui pak Anies didukung PDIP. (Siapa pak?) Ya, Mulyono dan Geng. Ya, tulis aja Mulyono," lanjutnya.***
Artikel Terkait
Batal Usung Anies Baswedan, Megawati Disebut Pilih Pramono-Rano untuk Maju di Pilgub DKI Jakarta
Anies Baswedan Tak Maju di Pilgub Jabar, Jubir: Tak Ada Aspirasi Masyarakat
Blak-blakan! PDIP Ungkap Anies Baswedan Tak Bisa Maju Pilkada Jawa Barat Karena Dijegal Mulyono
Dituding Jegal Anies Baswedan di Pilkada Jakarta dan Jabar, Jokowi : Apa Urusannya?
Lapang Dada, Anies Baswedan Umumkan Dirinya Tidak Maju di Pilkada Jakarta 2024