INSIBERNEWS - Persoalan dalam kasus kematian anak Tamara Tyasmara masih belum selesai. Muncul lagi kesaksian dari kekerasan yang dilakukan Yudha Arfandi.
Dalam sidang lanjutan kasus kematian Dante. Muhammad Eki Safrudin seorang mantan sopir Yudha Arfandi ungkap perilaku kasar bosnya itu.
Baca Juga: Jadi Saksi, Tamara Tyasmara akui Sering Dianiaya Yudha Arfandi Dalam Sidang Kasus Kematian Dante
Eki sebut dirinya pernah menyaksikan secara langsung Yudha dan Tamara bertengkar sampai terjadi pemukulan dan penjambakan.
Dalam sidang lanjutan kasus kematian anak Tamara hari ini, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. Eki memberikan kesaksian "Saat itu saya diminta mengantarkan Yudha dan Tamara ke Mal Kota Kasablanka. Sepanjang perjalanan tidak ada apa-apa. Hanya saja waktu itu saya sempat mendengar mereka cekcok," Kamis (1/8/2024).
Baca Juga: Momen Berharga, Atlet Korea Selatan dan Utara Selfie Bareng di Olimpiade Paris 2024
"Terdengar beberapa kali Tamara ditampar. Sempat terlihat seperti dipukul pakai topi dan dijambak sampai lehernya bunyi," katanya.
Diduga cekcok terjadi sebab Yudha membaca pesan teks di handphone Tamara, sebut Eki.
"Saya tidak tahu. Tapi saat itu Yudha periksa handphone Tamara, terus ada masalah mungkin. Saya kurang tahu. Tapi yang jelas ada cekcok di belakang," jelas mantan sopir Yudha itu.
Baca Juga: Gritte Agatha Gelar Acara Gender Reveal, Teman Jadi Masuk UGD
Sebelumnya, Yudha Arfandi didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Dante, anak Tamara Tyasmara dan DJ Angger Dimas.
Artikel Terkait
8 Drakor Baru! Tayang Bulan Agustus, Bisa Ditonton Di Netflix, Disney, dan Viki
Alasan Pemilik Daycare Meita Irianti Aniaya Balita karena Khilaf
Benarkah Sindikat Judi Online Tidak Bisa Tersentuh Hukum? Begini Jawaban Mahfud MD
Momen Berharga, Atlet Korea Selatan dan Utara Selfie Bareng di Olimpiade Paris 2024
Tingkatkan Kualitas Keimanan Ketaqwaan Anggota, Kepolisian Purwakarta Gelar Kegiatan Binrohtal
Perjuangkan Hak Penyandang Disabilitas, Ketua LP Ma’arif NU Jabar Dukung pembentukan unit layanan disabilitas
Kepolisian Purwakarta Dukung Mini Lokakarya Percepatan Penurunan Stunting
Keputusan The Fed: Sinyal Penurunan Suku Bunga di Bulan September
Tragis, Ribuan Pegawai PPPK 2024 Pemkab Purwakarta belum Menerima Gaji, Kepala BKAD Janji Hal ini
Menjelang Pilkada Purwakarta 2024, Bhabinkamtibmas Desa Mekarjaya Laksanakan Kegiatan Binluh Kamtibmas