Saat Lakukan Coklit, Petugas Pantarlih Purwakarta Temukan 4 Nama Polisi Dalam Data Pemilih

Photo Author
Saepurohman., Insibernews
- Rabu, 17 Juli 2024 | 13:41 WIB
Dok.foto petugas Pantarlih Jatiluhur purwakarta. Sedang melakukan Coklit menjelang pilkada 2024
Dok.foto petugas Pantarlih Jatiluhur purwakarta. Sedang melakukan Coklit menjelang pilkada 2024

INSIBERNEWS, Purwakarta - Petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) di wilayah Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, menemukan 4 nama anggota polisi dalam data pemilih yang mereka mutakhirkan.

"Betul, empat nama tersebut terdapat di dua desa yakni Desa Bunder dan Desa Cikaobandung," kata Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jatiluhur, Andri Mahardika Edward, dalam keteranganya Rabu (17/7/2024)

Menurutnya, di kecamatan tersebut seluruhnya berjumlah 10 desa. Namun, yang didapati nama pemilih unsur Polri hanya 2 desa. Delapan desa lain, yakni Cisalada, Parakanlima, Mekargalih, Cilegong, Cibinong, Jatiluhur, Kembangkuning, dan Jatimekar tidak ditemukan.

Baca Juga: Purwakarta Kembangkan Tujuh Komoditas Unggulan Hasil Pertanian, Untuk Menggerakan Perekonomian Pedesaan

Begitu nama-nama tersebut ditemukan, oleh Pantarlih langsung dicoret, diTMS (Tidak Memenuhi syarat)kan. Karena TNI/Polri tidak punya hak pilih," ujar Andri.

Dalam data yang mereka mutakhirkan, jumlah pemilih di Kecamatan Jatiluhur mencapai hampir 54 ribu orang

Terpisah, Ketua Divisi Sosialisasi dan SDM KPU Purwakarta, Oyang Este Binos, tak menampik keberadaan nama anggota polri dalam data yang sedang dimutakhirkan. Hal serupa bahkan mungkin terjadi di Kecamatan lain.

Maka inilah diantaranya fungsi coklit, melakukan pencocokan dan penelitian. Mengecek secara faktual data yang dimiliki KPU yang masih berupa DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu) dengan faktanya di lapangan. Dan hasil coklit ini juga selanjutnya yang akan dijadikan sebagai data pemilih pada Pilkada mendatang," jelas Binos.

Baca Juga: Diwarnai Haru Teteskan Airmata, Pisah Sambut Kapolres Purwakarta Edward Zulkarnain Diganti Lilik Ardhiansya

Bukan hanya nama anggota Polri, nama anggota TNI dan Warga Negara Asing, orang sudah meninggal dan pindah sekalipun, mungkin saja masih ditemukan dalam DP4 ini. Karenanya, Pantarlih bekerja untuk memvalidasi data tersebut. Yang TMS dicoret, dan yang seharusnya masuk tapi belum masuk, dimasukkan.

"Setelah divalidasi melalui proses coklit, data ini selanjutnya akan diolah dan ditetapkan menjadi data pemilih oleh PPS," ujar Binos.

Maka inilah diantaranya fungsi coklit, melakukan pencocokan dan penelitian. Mengecek secara faktual data yang dimiliki KPU yang masih berupa DP4 (Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu) dengan faktanya di lapangan. Dan hasil coklit ini juga selanjutnya yang akan dijadikan sebagai data pemilih pada Pilkada mendatang," jelas Binos.

Baca Juga: Diduga Rugikan Uang 1,2 M, Ini Aksi Tipu-Tipu Karyawati Cantik Inisial CKRS Ditetapkan Polisi sebagai Tersangka Di Purwakarta.

Bukan hanya nama anggota Polri, nama anggota TNI dan Warga Negara Asing, orang sudah meninggal dan pindah sekalipun, mungkin saja masih ditemukan dalam DP4 ini. Karenanya, Pantarlih bekerja untuk memvalidasi data tersebut. Yang TMS dicoret, dan yang seharusnya masuk tapi belum masuk, dimasukkan.

Halaman:

Editor: Taufik RM

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X