INSIBERNEWS - Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten dikeluhkan salah satu pasien warga Kecamatan Panimbang.
Atiah (25) mengaku, sebelumnya ia telah mendaftar secara online untuk berobat di Rumah Sakit milik Pemerintah Banten melalui website resmi RSUD.
"Daftarnya online, terus dapat jadwal jam 10.30 WIB. Tapi pas saya kesana sesuai jadwal, malah nggak dilayani," ucap Atiah, kepada Insibernews.com, Rabu (12/6/24).
Pasien Poli Gastroent itu menceritakan, saat dirinya tiba di RSUD Banten ia langsung datang ke loket untuk mengkonfirmasi jadwalnya sesuai dengan jam yang didapat saat mendaftar online.
Baca Juga: Pemkot Tangerang Adakan Uji Emisi Gratis , Semua Kendaraan Roda Empat Yang Melintas Di 3 Titik
Tetapi, pelayan di loket kata Atiah malah menegur dirinya agar datang lebih awal ke RSUD Banten dan menyarankan dia untuk kembali datang besok harinya.
"Saya ditegur disuruh datang pagi, padahal jadwal yang saya dapetin itu jam 10:30 WIB, terus penjaga loketnya juga bilang kalau katanya pelayanan poli sudah tutup dan dokternya juga sedang ada operasi jadi disuruh datang lagi besok (Kamis)," jelasnya
Atiah mengaku, dirinya berobat tidak menggunakan fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk memeriksakan penyakitnya.
Seharusnya, kata Atiah RSUD Banten dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik.
"Saya berobat mandiri dan gak pake BPJS, teris rumah saya juga jauh. Kalau pelayanan seperti ini, kasian pasien yang sakitnya lebih parah, kebayangkan jauh-jauh datang ke Rumah Sakit tapi diperlakukan seperti itu dan disuruh datang besok," tukasnya.
Baca Juga: Mengkonsumsi Daging Kambing, Apakah Membuat Tensi Darah Naik Tinggi ? Ini Penjelasannya
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi V DPRD Banten Yeremia Mendrofa mengaku kecewa atas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten.
Yeremia menyarankan agar management mundur jika tidak mampu untuk memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat di RSUD Banten.
"Kalau tidak sanggup memperbaiki mundur saja. Manajemen RSUD harus memperbaiki pelayanan," ungkapnya.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Kalahkan Filipina 2-0, Berhasil Lolos Babak 3 Kualifikasi Piala Dunia
Mengkonsumsi Daging Kambing, Apakah Membuat Tensi Darah Naik Tinggi ? Ini Penjelasannya
20 Mahasiswa Unsera lkuti Study Lapangan Ke PWI Banten, Terkait Mata Kuliah Etika dan Hukum
Kemenag RI: Jemaah Haji Indonesia Dapat Layanan Konsumsi Penuh Selama di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna)
Dipersoalkan Lembaga Superbody dan Laporan ke KPK, Sejumlah Pakar Hukum Nilai Serangan Balik Koruptor
Hadapi ldul Adha, Sekda Kabupaten Tangerang,Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak