Viral Video Bocah Mengaku Disiksa hingga Penuh Luka, Polisi Amankan Bibi yang Diduga Lakukan Kekerasan

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:47 WIB
Viral kasus penganiayaan bocah laki-laki di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.  (IstimewaThreads/rudicllub)
Viral kasus penganiayaan bocah laki-laki di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara. (IstimewaThreads/rudicllub)

Hasil pemeriksaan medis juga menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh AGP. Berdasarkan hasil visum, ditemukan luka di bagian bibir, lebam pada tangan kiri, serta luka pada bagian kaki kanan yang telah mengalami infeksi dan mengeluarkan nanah.

Polisi juga menemukan fakta lain dalam penanganan kasus tersebut. Dugaan kekerasan ternyata tidak hanya dialami AGP.

Baca Juga: Bukan Dana Dadakan, Menkeu Luruskan Kesalahpahaman Bantuan Gempa NTT Rp44 Miliar

Adik korban yang berinisial AP (6) juga ditemukan mengalami sejumlah luka yang diduga berkaitan dengan tindakan RS. Dengan demikian, polisi menangani dugaan kekerasan terhadap dua anak dalam perkara tersebut.

“Adiknya berinisial AP mengalami luka-luka yang diduga disebabkan oleh RS. Sehingga terdapat dua korban dalam kasus tersebut,” ujar Syahril.

RS kini telah diamankan di Satreskrim Polres Dairi untuk menjalani proses pemeriksaan. Polisi masih mendalami motif serta rangkaian kejadian yang menyebabkan kedua anak tersebut mengalami luka.

Baca Juga: Kepergok Lewat Patroli Udara, 6 Pelaku Pembalakan Liar di Suaka Margasatwa Kerumutan Berhasil Diringkus

Sementara itu, AGP dan AP masih menjalani perawatan di RSUD Sidikalang.

“Terkait motif dan bagaimana kronologi kekerasan tersebut, sedang didalami oleh Unit PPA. Kita tunggu saja dulu,” kata Syahril.

Pemerintah Kabupaten Dairi turut memberikan perhatian terhadap kondisi AGP dan AP. Pemkab memastikan kedua anak tersebut memperoleh pendampingan selama menjalani proses pemulihan.

Baca Juga: Ayah Kandung jadi Tersangka, Misteri Kematian Bocah Disabilitas di Merauke Terungkap

Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala mengatakan, perlindungan terhadap korban menjadi prioritas, termasuk pemulihan kondisi fisik dan psikologis mereka.

“Yang paling utama adalah memastikan anak ini mendapat perlindungan, pemulihan kesehatan fisik dan mental,” ujar Wahyu saat mengunjungi korban, sebagaimana dikutip dari laman resmi Pemkab Dairi, Sabtu (22/8/2026).

Pemkab juga meminta pihak terkait terus memantau kondisi kedua anak tersebut. Selain perawatan medis, pendampingan psikologis melalui trauma healing serta pemenuhan kebutuhan nutrisi juga akan diberikan selama masa pemulihan. ***

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X